INTIP24 – Pemerintah Houthi di Sanaa, Yaman telah memutuskan untuk terlibat dalam konflik Hamas dengan Israel dengan meluncurkan drone dan rudal terhadap Israel untuk mendukung perjuangan Palestina.
Setidaknya satu rudal terbang di atas Arab Saudi, membuat pertahanan udara kerajaan itu waspada.
“Angkatan Bersenjata kami meluncurkan sejumlah besar rudal balistik dan jelajah serta sejumlah besar drone ke berbagai sasaran musuh Israel di wilayah pendudukan,” kata Brigadir Jenderal Yahya Saree, juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman.
Peluncuran pada hari Selasa ini merupakan “operasi ketiga dalam mendukung saudara-saudara kita yang tertindas di Palestina,” kata Saree, seraya menambahkan bahwa militer Houthi “akan terus melakukan serangan yang lebih kualitatif dengan rudal dan drone sampai agresi Israel berhenti.”
“Yaman melakukan kampanye tersebut atas dasar rasa tanggung jawab agama, moral, kemanusiaan dan nasional, dan sebagai respons terhadap tuntutan rakyat Yaman dan tuntutan masyarakat bebas, dan untuk memberikan bantuan kepada rakyat kami yang tertindas di Gaza,” tandas juru bicara itu.
“Posisi masyarakat Yaman terhadap masalah Palestina adalah tegas dan berprinsip, dan bahwa rakyat Palestina mempunyai hak penuh untuk membela diri dalam memperjuangkan hak sah mereka,” tambah Saree.
Militer Israel baru-baru ini mengerahkan pasukan darat ke Gaza, setelah berminggu-minggu melancarkan serangan artileri dan udara, untuk melancarkan perang terhadap Hamas, kelompok militan Palestina yang bertanggung jawab atas serangan tanggal 7 Oktober ke permukiman Israel di dekatnya.
Dampak serangan rudal dan drone pada hari Selasa tidak diketahui. Setidaknya satu rudal jatuh di gurun Yordania, tidak menyebabkan kerusakan atau korban jiwa.
Namun, untuk pertama kalinya, rudal tersebut terbang di atas Arab Saudi, yang menyebabkan kerajaan tersebut mengaktifkan pertahanan udaranya.
Kerajaan Arab Saudi telah memerangi Houthi sejak tahun 2015 dan menuduh komunitas Syiah sebagai proksi Iran. Kedua belah pihak tampaknya siap untuk berdamai pada musim semi ini, setelah kesepakatan yang dimediasi Tiongkok antara Riyadh dan Teheran.
Sementara itu, Angkatan Laut AS mengklaim kapalnya telah menembak jatuh beberapa rudal atau drone yang ditembakkan ke arah Israel di Laut Merah. Namun Pentagon tidak secara langsung menghubungkan hal ini dengan Yaman.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
















































