Moskow Bantah Tuduhan Pembantaian Bucha oleh Pasukan Rusia dan Klaim sebagai Berita Palsu

INTIP24NEWS – Militer Rusia dengan tegas membantah tuduhan pembunuhan massal warga sipil di Bucha, sebuah kota Ukraina di barat laut Kiev setelah Rusia menarik pasukannya dari pinggiran ibukota Ukraina itu.

Klaim tersebut telah diajukan oleh Ukraina sendiri, beberapa media Barat dan kelompok hak asasi manusia.

“Semua foto dan konten video yang diterbitkan oleh rezim Kiev, yang diduga menunjukkan semacam “kejahatan” oleh personel militer Rusia di kota Bucha, wilayah Kiev, merupakan sebuah provokasi,” kata Kementerian Pertahanan Rusia, Minggu.

Pasukan Rusia telah ditarik keluar dari daerah itu pada 30 Maret, sedang yang ditunjukkan bahwa “yang disebut ‘bukti kejahatan’ di Bucha muncul pada hari keempat” setelah penarikan, ketika intelijen Ukraina dan “perwakilan Televisi Ukraina tiba di kota.” Sebut militer Rusia.

Bacaan Lainnya

“Selain itu, pada 31 Maret walikota Bucha, Anatoly Fedoruk, mengkonfirmasi dalam video alamatnya bahwa tidak ada militer Rusia di kota itu, tetapi bahkan tidak menyebutkan penduduk setempat yang ditembak di jalan-jalan dengan tangan terikat,” imbuh pihak militer Rusia.

Semua tubuh orang yang gambarnya diterbitkan oleh rezim Kiev, setelah setidaknya empat hari, tidak kaku, tidak memiliki bintik-bintik kadaver yang khas, dan memiliki darah segar di luka mereka,” militer Rusia menambahkan bahwa
semua inkonsistensi ini menunjukkan seluruh urusan Bucha “telah dipentaskan oleh rezim Kiev untuk media Barat, seperti halnya dengan [berita palsu dari] klinik bersalin Mariupol.”

Rekaman grafis dari Bucha menunjukkan banyak mayat dengan pakaian sipil tergeletak di tengah jalan.

Beberapa orang yang tewas tampaknya diikat dengan tangan, sementara yang lain menggunakan ban lengan berwarna putih, yang biasa digunakan oleh pasukan Rusia dan warga sipil di daerah-daerah yang dikuasai Rusia.

Kiev menyalahkan pembunuhan Bucha di Moskow, dengan menteri luar negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengklaim itu adalah “pembantaian yang disengaja” oleh pasukan Rusia.

“Pembantaian Bucha disengaja. Rusia bertujuan untuk melenyapkan sebanyak mungkin warga Ukraina. Kita harus menghentikan mereka dan mengusir mereka. Saya menuntut sanksi G7 yang baru dan menghukumnya segera,” tulis Kuleba di Twitter.

Sumber: RT Rusia
Editor: Hasan M

Pos terkait