Pastikan Adanya Korupsi atau Tidak, KPK Tetap Jalankan Penyelidikan Kasus Whoosh

JAKARTA | INTIP24 News – Penyelidikan atas dugaan tindak pidana korupsi pada proyek Kereta Cepat Whoosh tetap dijalankan untuk mengetahui ada atau tidaknya korupsi pada proyek tersebut.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak saat disinggung perihal pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyatakan akan menanggung utang Whoosh.

“Penyelidikan itu kan untuk mengetahui ada tidaknya suatu perbuatan tindak pidana korupsi, kalau tidak ada ya selesai,” ujar Tanak di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

“Kalau ada kita juga bisa sampaikan kepada Presiden, ini ada perbuatan yang dikualifikasi sebagai tindak pidana korupsi,” tuturnya dikutip media.

Bacaan Lainnya

Dia meyakini, Prabowo akan legowo menerima jika ditemukan dugaan tindak pidana korupsi. Sebab, pemberantasan korupsi menjadi salah satu program unggulan Prabowo.

“Ketika ada,” sambungnya, “tentunya Presiden juga akan menerima. Karena beliau sudah mengamanatkan dalam Astacita ketujuhnya tentang pemeratasan tindak pidana korupsi.”

Lebih lanjut, penyelidikan dinilai penting guna memperoleh kepastian hukum. Akan hal itu, dia menegaskan penyelidikan Whoosh tetap berlanjut.

“Penyelidikan tidak ada larangan kan, tidak ada satu larangan untuk melakukan penyelidikan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa masyarakat dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI tidak perlu khawatir terkait utang proyek Kereta Cepat Whoosh. Prabowo memastikan, dirinya akan bertanggung jawab penuh terhadap hal tersebut sebagai kepala negara.

Menurut Prabowo, pemerintah telah menghitung secara matang besaran utang yang timbul dari proyek strategis nasional itu. Ia meyakini Indonesia memiliki kemampuan untuk membayarnya tanpa menimbulkan masalah terhadap keuangan negara.

“Nggak usah khawatir soal Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, dan tidak ada masalah. Saya tanggung jawab semuanya. Indonesia bukan negara sembarangan, semua sudah dihitung,” ujar Prabowo di Stasiun Tanah Abang Baru, Jakarta pada Selasa (4/11/2025).

Pos terkait