Pejabat Senior Hamas Terbunuh oleh Serangan Drone Israel, Perang akan Semakin Meluas

Di ibu kota Beirut terjadi kepanikan setelah terjadinya serangan mematikan itu. “Pembunuhan yang ditargetkan membuat banyak orang di ibu kota ini merasa bahwa konflik ini dapat meluas dan meningkat, dan semua mata kini tertuju pada reaksi Hizbullah,” kata Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari Beirut.

Iran, yang mendukung Hamas dan Hizbullah, mengatakan pembunuhan al-Arouri akan menciptakan lebih banyak perlawanan terhadap Israel, media pemerintah melaporkan.

“Darah para martir tidak diragukan lagi akan memicu gelombang perlawanan dan motivasi untuk melawan penjajah Zionis tidak hanya di Palestina tetapi juga di kawasan ini dan di antara semua pencari kebebasan di seluruh dunia,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani.

Kanaani juga mengutuk pelanggaran kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon.

Bacaan Lainnya

Netanyahu telah mengancam akan membunuh al-Arouri jauh sebelum serangan terbaru Israel di Jalur Gaza yang terkepung

Analis politik Israel Akiva Eldar mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pembunuhan itu merupakan target keberhasilan Netanyahu.

Sementara Imad Harb, direktur penelitian di Arab Center Washington DC, setuju seraya mengatakan bahwa Israel melakukan serangan itu untuk meraih kemenangan yang sulit diperoleh.

“Sejauh ini, Israel belum bisa mengklaim kemenangan di Gaza, jadi membunuh para pemimpin Hamas adalah sesuatu yang ingin mereka lakukan,” katanya kepada Al Jazeera.
“Ini adalah pencapaian bagi tentara Israel dan politisi Israel.”

Sejak pasukan Israel dan Hizbullah mulai baku tembak di perbatasan Lebanon-Israel pada tanggal 8 Oktober, sebagian besar pertempuran terkonsentrasi beberapa kilometer di dalam masing-masing negara.

Namun dalam beberapa kesempatan, angkatan udara Israel telah menyerang posisi Hizbullah yang dikatakan berada jauh di dalam Lebanon.

Pos terkait