INTIP24NEWS.COM – Sebuah langkah provokatif yang menurut para ahli ditujukan tepat ke China dilakukan Amerika Serikat yang sedang bersiap untuk mengerahkan hingga enam pembom B-52 berkemampuan nuklir ke Australia utara.
Sebuah laporaninvestigasi oleh Four Corners mengungkapkan bahwa Washington berencana untuk membangun fasilitas khusus untuk pesawat raksasa di pangkalan udara Tindal, selatan Darwin.
“AS telah menyusun rencana terperinci untuk apa yang disebutnya “fasilitas operasi skuadron” terdiri dari enam pesawat pembom B-25.”kata laporan itu.
Becca Wasser dari Center for New American Security mengatakan menempatkan B-52 di Australia utara adalah peringatan bagi China, karena kekhawatiran atas langkah Beijing yang sedang mempersiapkan serangan terhadap Taiwan.
“Memiliki pesawat pengebom yang dapat menjangkau dan berpotensi menyerang daratan China bisa menjadi sangat penting dalam mengirimkan sinyal ke China bahwa tindakannya atas Taiwan juga dapat berkembang lebih jauh,” katanya lebih lanjut.
Pembom B-25 ini merupakan bagian dari peningkatan pertahanan yang jauh lebih besar di seluruh Australia utara, termasuk perluasan pangkalan intelijen Pine Gap, yang akan memainkan peran penting dalam konflik apa pun berhadapan dengan Beijing.
B-52 telah menjadi tulang punggung Angkatan Udara AS selama lebih dari 60 tahun, dengan kemampuan untuk memberikan serangan jarak jauh dari senjata nuklir dan konvensional.
Ditanya kapan B-52 akan mulai ditempatkan di Tindal, Departemen Pertahanan Australia menolak berkomentar.
Sumbet: ABC News
Editor: Hasan M
















































