Rusia Tak Akan Berhenti di Ukraina? Negara Eropa Mulai Khawatir akan Jadi Target Berikutnya

INTIP24NEWS – Melihat serangan brutal Rusia di Ukraina yang semakin tidak jelas apa targetnya, ada kekhawatiran beberapa negara Eropa bahwa mereka akan menjadi target Rusia berikutnya.

Pejabat Barat mengatakan yang paling rentan bisa jadi adalah mereka yang bukan anggota NATO atau Uni Eropa, termasuk tetangga Ukraina Moldova dan tetangga Rusia Georgia, keduanya sebelumnya bagian dari Uni Soviet bersama pecahan negara Yugoslavia di kawasan Balkan.

Tetapi para analis memperingatkan bahwa anggota NATO pun dapat berada dalam risiko, seperti Estonia, Latvia, dan Lithuania, serta Montenegro, baik dari intervensi militer langsung Moskow atau upaya distabilisasi politik.

“Oresiden Rusia Vladimir Putin telah mengatakan sejak awal bahwa ini bukan hanya tentang Ukraina,” kata Michal Baranowski, direktur kantor Dana Marshall Jerman di Warsawa.

Bacaan Lainnya

“Dia memberi tahu kami apa yang ingin dia lakukan ketika dia mengajukan tuntutannya, termasuk perubahan pemerintahan di Kyiv, tetapi dia juga berbicara tentang sayap timur NATO dan seluruh Eropa Timur,” kata Baranowski kepada The Associated Press dalam sebuah wawancara.

Saat Ukraina melakukan perlawanan keras terhadap serangan Rusia yang telah berusia dua minggu, Baranowski mengatakan “sekarang tidak begitu jelas bagaimana Rusia akan melakukan langkah target lainnya.”

Sementara itu, Amerika Serikat sangat menyadari keprihatinan mendalam di Eropa Timur dan Tengah bahwa perang di Ukraina mungkin hanya awal dari serangan yang lebih luas terhadap mantan anggota Pakta Warsawa dalam mencoba memulihkan dominasi regional Moskow.

Hal senada dikatakan oleh Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell yang mengatakan bahwa “Rusia tidak akan berhenti di Ukraina.”

“Kami prihatin dengan tetangga Moldova, Georgia, dan Balkan Barat. Kami harus mengawasi Balk Barat, khususnya Bosnia, yang dapat menghadapi destabilisasi oleh Rusia.”

Sumber: ABC News
Editor: Hasan M

Pos terkait