Kota Tangerang, intip24news.com – Menyambut datangnya Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Tangerang bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) menggelar Festival Al-Azhom. Festival dimeriahkan beragam kegiatan Islami dan hadiah umroh bagi yang belanja di stan UMKM.
Festival Al Azhom XII Tahun 2025 ini merupakan bagian dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H.
Festival Al Azhom XII Tahun 2025 ini dibuka secara resmi oleh Walikota Tangerang, H Sachrudin, dalam kegiatan Tabligh Akbar, di pelataran Masjid Raya Al Azhom, Kamis (26/06).
Sachrudin dalam sambutannya mengatakan, pergantian Tahun Hijriah bukan sekadar pergeseran kalender, melainkan momentum untuk melakukan introspeksi dan hijrah ke arah yang lebih baik.
“Bukan hanya tahun yang berpindah atau berubah, tapi kita pun sepatutnya harus hijrah menjadi lebih baik lagi. Ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengevaluasi diri, meninggalkan kebiasaan buruk menuju kebiasaan baik, dari sifat malas menjadi produktif, dari perilaku yang kurang terpuji menjadi lebih berakhlak mulia,” kata Wali Kota Sachrudin.
Ia mengajak masyarakat untuk menyambut Tahun Baru Islam dengan penuh suka cita, mengiringinya dengan doa-doa terbaik, serta harapan akan limpahan kebaikan dan keberkahan di tahun yang baru. Oleh karena itu, Pemkot Tangerang menggelar Festival Al-A’zhom sebagai perwujudan nyata dari semangat kebersamaan dan syiar Islam di Kota Tangerang.

“Secara resmi kami membuka Festival Al Azhom 2025. Event ini adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan dan syiar Islam di Kota Tangerang. Selama beberapa hari ke depan, Masjid Raya Al Azhom akan menjadi pusat kegiatan Islami yang menarik dan edukatif,” terang Sachrudin.
Menurutnya, Festival Al Azhom 2025 akan berlangsung hingga 6 Juli 2025. Menghadirkan berbagai kegiatan. Diantaranya pameran kaligrafi, bazar UMKM, kuliner halal, beragam lomba Islami, serta tabligh akbar bersama para tokoh agama.
“Ini adalah kesempatan bagi kita untuk memperkaya keimanan, menambah wawasan, dan menikmati kebersamaan dalam balutan nilai-nilai Islami. Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Tangerang, tua dan muda, untuk ikut meramaikan Festival ini. Ajak keluarga, tetangga, dan teman-teman Anda untuk datang dan merasakan langsung kemeriahannya,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dispora Kota Tangerang, Kaonang mengatakan, gerak jalan sarungan batik dengan hadiah umroh, santunan kepada 1447 anak serta berbagai lomba bernafaskan Islami, bakal mengisi kegiatan Festival Al Azhom 2025.
Juga disediakan stand usaha bagi para pelaku UMKM yang memasarkan fashion dan aneka kuliner. Termasuk booth pelayanan masyarakat dari instansi Pemerintah Kota Tangerang.
Ketua Panitia Festival Al-A’zhom, Ismail mengatakan agenda religi tahunan yang sudah memasuki tahun ke -12 ini dilaksanakan mulai tanggal 26 Juni hingga 6 Juli 2025.
Ada beragam kegiatan yang digelar selama festival berlangsung, di antaranya bazar, perlombaan, seperti kaligrafi kontemporer, hadrah banjari, marawis, qasidah, tahfiz Al Quran, adzan dan dai cilik.
Selain itu, jika berbelanja minimal Rp100 ribu dan kelipatannya, pengunjung akan mendapatkan kupon undian berhadiah umrah yang diundi pada momen jalan sarungan bersama.

Lalu, ada tausiah agama dari Ustad Solmed, Alma Esbeye, KH. Fikri Haikal MZ, Syekh Dr Zayid Abdullah Al Ghayu, Ustazah Aisyah Farid, KH. Imam Syahroni, dan hiburan dari L’Qusyairi dan Hijau Daun.
Festival Al-Azhom diawali dengan kegiatan doa akhir dan awal tahun yang diikuti seluruh pegawai, ulama, dan Forkopimda Tangerang, dilanjutkan penyerahan santunan jaminan kematian kepada dua orang ahli waris masing-masing sebesar Rp42 juta serta kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada perwakilan pelaku UMKM.
Lalu, dilanjutkan kain Batik Tetenger yang akan digunakan untuk pawai sarungan pada 6 Juli 2025.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Achmad Suhaely mengatakan pihaknya telah menyiapkan empat area parkir, di antaranya parkiran Puspem Kota Tangerang berkapasitas dan Masjid Raya Al-A’zhom berkapasitas 750 satuan ruang parkir (SRP). Lapangan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) memiliki 640 SRP dan Stadion Benteng Reborn ada 659 SRP.
















































