INTIP24NEWS – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memberikan pidato di televisi yang berapi-api, di mana dia mengatakan Ukraina tidak menginginkan perang dan menolak klaim Rusia bahwa Ukraina adalah ancaman atau rumah bagi Nazisme.
Zelenskyy mengatakan dia mencoba menelepon Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Rabu.
“Hasilnya – diam,” katanya.
Zelenskyy berbicara dalam bahasa Rusia sebagai bagian dari pidato yang ditujukan langsung kepada rakyat Rusia.
“Kami tidak butuh perang. Tidak untuk perang dingin, atau panas, atau pun perang hibrida,” kata Zelenskyy.
“Kami dipisahkan oleh lebih dari 2.000 kilometer perbatasan bersama. Di sepanjang hari ini berdiri pasukan Anda, hampir 200.000 tentara, ribuan kendaraan militer,” tambahnya.
“Kepemimpinan Anda telah menyetujui langkah mereka ke depan, ke wilayah negara lain.
Dan langkah ini bisa menjadi awal dari perang besar di benua Eropa,” ujarnya.
Sebelumnya, Ukraina telah meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB sebagai tanggapan atas seruan yang dibuat oleh separatis yang dikendalikan Rusia untuk bantuan militer dari Rusia.
“Ukraina telah meminta pertemuan mendesak Dewan Keamanan PBB karena permintaan oleh administrasi pendudukan Rusia di Donetsk dan Luhansk ke Rusia dengan permintaan untuk memberi mereka bantuan militer, yang merupakan eskalasi lebih lanjut dari situasi keamanan,” dikutip dari akun twitter menteri luar negeri Ukraina Dmytro Kuleba.
















































