NUSA DUA – Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dibawa ke rumah sakit tak lama setelah dia mendarat di Bali untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.
Dilansir Associated Press (AP), masalah kesehatan yang dialami lavrov tersebut dikonfirmasi oleh tiga orang pihak pemerintah dan tenaga kesehatan. Lavrov langsung menjalani perawatan.
Sementara itu, dua orang mengatakan kepada AP Lavrov dirawat berkaitan dengan masalah jantung.
Sergei Lavrov adalah Diplomat top Rusia yang tiba di pulau Bali malam sebelumnya untuk mengambil bagian dalam pertemuan ekonomi terkemuka dunia, yang dimulai Selasa.
Gubernur Bali I Wayan Koster mengatakan Lavrov dibawa ke Rumah Sakit Sanglah, yang terbesar di pulau itu, “untuk pemeriksaan kesehatan.”
“Dia meninggalkan rumah sakit setelah pemeriksaan singkat dan kesehatannya dalam kondisi baik,” kata gubernur.
Empat pejabat pemerintah dan medis Indonesia sebelumnya mengatakan kepada The Associated Press bahwa Lavrov dirawat di rumah sakit di ibu kota provinsi, Denpasar.
Semua pejabat itu menolak untuk disebutkan namanya karena mereka tidak berwenang untuk membahas masalah ini secara terbuka.
Dua orang mengatakan Lavrov telah mencari pengobatan untuk penyakit jantung, dengan satu orang kemudian mengatakan dia telah kembali ke hotelnya.
Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova membantah bahwa Lavrov telah dirawat di rumah sakit, menyebutnya sebagai “kepalsuan tingkat tertinggi”.
Dia tidak membahas apakah dia telah menerima perawatan medis.
Dia memposting video Lavrov, tampak sehat dengan T-shirt dan celana pendek, di mana dia diminta untuk mengomentari laporan tersebut.
“Mereka telah menulis tentang presiden kita selama 10 tahun bahwa dia jatuh sakit.
Ini adalah permainan yang bukan hal baru dalam politik,” kata Lavrov dalam video tersebut.
Sumber: AP
Editor: Hasan M



















































