Bagi Zionis Israel Memilih Perdamaian Lebih Berahaya dari Perang

Para pelaku kudeta yang sah kini dianggap bertanggung jawab atas rusaknya persatuan Israel dan, sebagai akibatnya, rusaknya keamanan negara tersebut.
Dan ini adalah dosa yang tidak bisa diampuni dengan mudah.

Kita sekarang tahu bahwa tentara Israel hanya memiliki dua hingga empat batalyon di sepanjang pagar Gaza, sementara 32 batalyon ditempatkan di Tepi Barat, terutama untuk melindungi para pemukim.

Meskipun Ben Gvir masih unggul dalam jajak pendapat, mewakili elemen sayap kanan yang preman, Smotrich jauh lebih berbahaya. Dia penuh perhitungan, seorang perencana yang cermat dan seorang ideolog sejati.

Namun bagi keduanya, dan bagi seluruh kelompok sayap kanan agama-mesianik, jika pemerintahan Netanyahu benar-benar jatuh setelah potensi gencatan senjata, maka hal tersebut akan lebih dari sekedar kekalahan politik belaka.

Bacaan Lainnya

Kelompok agama kanan di Israel telah menunggu berpuluh-puluh tahun hingga terjadi perang besar-besaran terhadap Palestina yang memungkinkan Israel mengusir warga Palestina yang jumlahnya sebanding dengan apa yang terjadi pada tahun 1948.

Mereka tahu bahwa mereka tidak dapat mewujudkan impian mereka mengenai kedaulatan penuh, yaitu yang meliputi Sungai Yordan hingga Laut Mediterania tanpa memberikan pukulan demografis yang tegas kepada mayoritas warga Palestina.

Ya, sebagian besar semangat Ben Gvir dan Smotrich telah tertanam jauh dalam wacana Israel.

Ingat saja jumlah politisi Israel di Partai Likud yang secara terbuka menyerukan kembali terjadinya Nakba (Bencana), sebuah peristiwa yang selama berpuluh-puluh tahun disangkal Israel pernah terjadi.

Namun jika perang berakhir tanpa Nakba baru, impian mereka tidak akan terwujud dan mereka mengetahui hal ini. Ben Gvir sudah mengatakan: “Tidak ada perang, tidak ada pemerintahan.”

Gencatan senjata permanen akan menjadi akhir dari pemerintahan. Jelas bahwa pemerintahan saat ini tidak akan bertahan jika ada kesepakatan dengan Hamas yang menyatakan bahwa semua tahanan Palestina dibebaskan sebagai imbalan atas semua sandera.

Apa yang membuat pemerintahan saat ini begitu berbahaya adalah kombinasi sayap kanan sekuler, seperti Netanyahu, dengan ideologi ekstrem Smotrich.

Pos terkait