“Sepak bola merupakan ekspresi kemerdekaan suatu bangsa. Liga-liga sepak bola atau pertandingan olahraga antarnegara dilandasi atas dasar perasaan egaliter, persamaan, semangat persatuan, dan jauh dari nuansa xenofobia,” ucapnya.
Sebelumnya, keikutsertaan Timnas Israel pada Piala Dunia U-20 di Indonesia menuai kontroversi. Sejumlah elemen masyarakat menolak kehadiran Israel di Indonesia karena alasan konflik dengan Palestina.
Penolakan juga datang dari Gubernur Bali I Wayan Koster. Hal itu berbuntut batalnya drawing Piala Dunia U-20 yang seharusnya dihelat pekan lalu di Bali.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menemui FIFA di Doha untuk berkomunikasi tentang keikutsertaan Israel. Terbaru, FIFA membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. (Ref)



















































