Big Match Persija vs Persib Mungkin Bisa Terwujud di Piala Menpora

INTIP24NEWS | JAKARTA – Final Big Match antara Persija vs Persib Bandung bisa saja terwujud di Piala Menpora 2021 jika saja Keduanya mampu menahan gerak laju PSS Sleman dan PSM Makasar.

Hari ini seluruh tim semifinalis Piala Menpora 2021 telah bergerak dari Sleman menuju Solo untuk persiapan melakoni pertandingan leg kedua semifinal.

Persija Jakarta dan Persib Bandung yang selama ini punya rivalitas kuat seringkali dibicarakan sebagai final ideal di Piala Menpora 2021. Namun PSM Makassar dan PSS Sleman tidak akan membiarkan duel tersebut mudah terwujud.

Persija Jakarta akan menghadapi PSM Makassar pada hari Minggu. Sedangkan, Persib akan kembali meladeni PSS Sleman di hari Senin mendatang.

Bacaan Lainnya

Tidak ada skor mencolok pada pertandingan semifinal leg pertama lalu. Persija bermain 0-0 melawan PSM, Kamis (15/4). Sementara Persib menang tipis 2-1 atas PSS, Jumat (16/4).

Tak pelak, keempat tim masih memiliki peluang besar untuk melaju ke final Piala Menpora 2021.

Pada semifinal leg pertama, Persija Jakarta tampak frustasi karena kerap gagal memaksimalkan sejumlah peluang yang didapat. Situasi ini juga tak lepas karena belum kembalinya predator Persija Marko Simic ke dalam performa terbaiknya.

Sepanjang Piala Menpora 2021, Top Skor Liga 1 2019 itu baru mengoleksi dua gol dari lima penampilannya bersama tim Macan Kemayoran.

Di samping itu, umpan-umpan matang dari pelayan utamanya, yakni Riko Simanjuntak juga tak banyak terlihat di Piala Menpora, menyusul winger lincah itu lebih sering diturunkan di babak kedua.

Meski begitu, dari sisi produktivitas gol Persija masih dapat dikatakan cukup baik. Pasalnya, tim berlogo Monas di dada itu sejauh ini mampu mengemas tujuh gol dari lima pertandingan.

Begitupun, dari sisi pertahanan, sejauh ini Persija hanya kebobolan tiga gol dan mencatatkan dua clean sheet dari lima pertandingan.

Namun, pelatih Persija Sudirman diharapkan dapat melakukan perubahan, terutama dalam efektivitas permainan. Tim Macan Kemayoran juga diharapkan bisa tampil lebih disiplin dan menghindari pelanggaran yang tidak perlu dan berujung kartu.

Pasalnya, pada semifinal leg kedua nanti, Persija harus kehilangan bek kanan andalannya Marco Motta yang mendapatkan kartu merah pada leg pertama. Posisi Motta kemungkinan akan digantikan Rezaldi Hehanussa atau Alfriyanto Nico.

Sebaliknya, PSM yang 100 persen mengandalkan pemain lokal mampu tampil impresif dengan memberikan sejumlah ancaman kepada Persija pada leg pertama. Bahkan, PSM sebelumnya juga telah mengalahkan Persija 2-0 di fase grup.

Bukan tidak mungkin, PSM yang memiliki chemistry yang baik dan kerja keras para pemainnya bisa menjungkalkan Persija pada leg kedua nanti.

Namun, PSM juga masih memiliki persoalan terkait inkonsistensi permainan. Usai mengalahkan Persija di fase grup, PSM tidak pernah menang lagi dalam waktu normal di empat pertandingan selanjutnya. 

Sebaliknya, Persija Jakarta harus memanfaatkan pengetahuan gaya permainan PSM dari dua pertemuan sebelumnya untuk dikonversi menjadi kemenangan.
(HM)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *