DEN PASAR – Sejumlah calon penumpang bus lintas Denpasar tujuan Surabaya kecewa. Pasalnya, jadwal keberangkatan Bus antar kota antar provinsi PO AKAS yang diagendakan berangkat dari terminal bus Mengwi ke terminal bus Bungurasih, Surabaya, Jawa Timur, hingga pukul 22.40 belum juga berangkat. Bahkan, pengurus loket di terminal Mengwi, menghilang.
Sedianya bus AKAP PO AKAS bernomor polisi N 7179 UO berangkat pukul 21.00, namun hingga dua jam berlalu bus pun tidak berangkat.
Ironisnya, meski calon penumpang sudah datang ke terminal Mengwi sejak pukul 20.00, pengurus bus bagian loket, Nela, justru pergi meninggalkan calon penumpang.
Beni (37), warga Kota Metro, Lampung mengaku kecewa berat. “Tiket sudaah dibeli, namun pelayanan minim sekali. Saya sangat kecewa, apalagi tidak ada satu pun awak bus yang turut menunggu, ” keluhnya.
Karenanya, Beni berharap pihak management PO Bus AKAS untuk membenahi pelayanan kepada calon penumpang.
Di tempat yang sama, dijumpai calon penumpang bernama Selamat Nutjalis dan Titin, pasangan suami istri dari Bali yang hendak ke Situbondo, Jawa Timur.
Pasangan suami istri tersebut mengaku sangat kecewa, namun hanya pasrah ketidakjelasan dari pihak awak bus.
Menurutnya, baru sekali ini mendapat pelayanan sangat dirugikan. “Orangtua kami meninggal dunia, makanya kami tetap menunggu keberangkatan bus AKAS,” ujarnya.
Dihubungi terpisah, Nela, petugas loket yang melayani penjualan tiket mengaku sudah menghubungi bus lain.
“Kami sudah koordinasi dengan pengurus bus PO AKAS, kata awak bus AKAS, calon penumpang akan dioper ke bus PO Tiara, bus asal Propinsi Mataram,” terangnya.
Sementara itu, petugas keamanan terminal Bus Mengwi, Putu Muali menyayangkan persoalan awak bus yang tidak memberikan informasi yang jelas.
“Kasian penumpang sampai terlantar, ” ujarnya.
Petugas Dinas Perhubungan terminal Mengwi, Yuli pun mengaku kecewa. Bahkan, Yuli pun langsung melaporkan kepada kepala terminal Achmad Erwin Rahadi melalui sambungan telepon cellular.
Akhirnya, pukul 00.32, awak bus mengangkut calon penumpang yang sempat terlantar di terminal bus Mengwi, Denpasar, Bali, berangkat ke Surabaya, Jawa Timur. (red)













































