INTIP24NEWS | KOTA BEKASI – Di Kota Bekasi menjelang akhir tahun semakin marak terjadinya kasus pencurian sepeda motor (curanmor).
Lokasi pemukiman dan perbelanjaan seperti minimarket, menjadi salah satu sasaran empuk para perampok mengincar target curian. Sebab, kedua lokasi tersebut dinilai sebagai tempat yang memiliki pengamanan yang kurang.
Namun, lokasi yang cukup ramai dan pemantauan kamera CCTV jalan yang kurang memadai menjadi faktor rawannya terjadi curanmor. Seperti kejadian beberapa waktu lalu yang menimpa seorang wartawan Media lintasparlemen.com, Moh. Cahyadi di Jl. Raya Kartini, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Korban memarkir kendaraannya di depan bengkel Swantara Motor pada sore hari. Tidak ada yang menyangka jika pada waktu yang terbilang masih cukup ramai lalu-lalang kendaraan di sepanjang Jalan Raya tersebut akan ada pencuri yang mengincar kendaraan yang diparkir. Padahal, tidak jauh dari sana ada pos Dishub di area lampu merah Kp. Poncol (Jl. M Hasibuan-red) serta banyak keramaian dan pedagang di pinggir jalan.
Seorang pemilik bengkel sepeda motor, Rustam Effendi (45 tahun) mengaku cukup khawatir dengan maraknya kasus pencurian motor. Apalagi kasus pencurian motor belakangan ini sering terjadi di sekitar area bengkel miliknya.
Rustam bersama sang wartawan menelusuri beberapa titik yang dikira terpasang CCTV seperti, pos Dinas Perhubungan (Dishub), Pom Bensin, serta beberapa toko di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP-red) tersebut.
Saat di Pos Dishub perempatan lampu merah Kp. Poncol Jl. M Hasibuan Rustam menemui Pak Yana Juliana menanyakan CCTV di lampu merah untuk menelusuri kejadian pencurian di bengkel miliknya, Yana Juliana menjelaskan “di lampu merah ini tidak ada CCTV milik Dishub Kota Bekasi bang, CCTV yang terpasang di samping reklame iklan itu milik Diskominfo Kota Bekasi, coba bang Rustam konfirmasi ke dinas terkait untuk membuka CCTV tersebut. Saya berharap di tahun 2022 nanti bisa memasang CCTV di tiap sudut perempatan lampu merah Kp. Poncol ini agar segala kejadian baik curanmor, lakalantas, maupun kejadian krusial lainnya dapat terpantau dan termonitor dengan baik oleh petugas Dishub Kota Bekasi.” Jelas Yana Juliana.
Dalam kesempatan yang sama, Rustam menambahkan “baiklah pak nanti saya akan berkoordinasi dengan beberapa pihak termasuk Diskominfo Kota Bekasi, pom bensin, serta toko-toko terdekat lainnya untuk menggali informasi terkait pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di bengkel saya. Saya sudah mengantongi sedikit informasi dari toko AC Permata Tekhnik selaku distributor AC Daikin di Kota Bekasi, pemilik toko membuka rekaman CCTV yang berada di tokonya dan sudah memberikan rekaman tersebut ke saya. Rekaman CCTV itu juga sudah saya berikan ke pihak berwajib (Polres Metro Bekasi Kota-red) agar segera membekuk pelaku curanmor secepatnya.” Imbuh Rustam.
“Saya berharap pihak Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota segera menangkap pelaku, CCTV sudah ada. Jangan sampai berlarut-larut, jangan sampai penjahat itu mengulangi kejahatannya lagi di kemudian hari.” Tegas Rustam.
(***)













































