INTIP24NEWS – Amerika Serikat sedang mempersiapkan paket bantuan militer lain sekitar $800 juta untuk mendukung Ukraina dalam konfliknya dengan Rusia.
Bantuan tersebut akan disahkan menggunakan Otoritas keputusan Presiden, yang memungkinkan kepala negara untuk mentransfer kelebihan senjata dari stok AS.
Dilansir dari Reuters pada Jumat (19/8)laporan itu tidak menyebutkan jenis senjata tertentu yang akan disertakan dalam paket, dan memperingatkan bahwa pengiriman senjata dapat berubah nilainya sebelum diumumkan.
Gedung Putih menolak berkomentar ketika didesak oleh Reuters tentang masalah ini.
Diketahui AS telah menjadi pendukung terkuat Ukraina sejak dimulainya operasi militer Rusia, menyediakan negara dengan miliaran dolar dalam bantuan militer dan keuangan, serta data intelijen.
Pengiriman Washington ke Kiev telah mencakup perangkat keras canggih seperti peluncur roket ganda HIMARS, howitzer M777, dan drone tempur.
Semdntara itu, awal pekan ini Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa Amerika “berusaha untuk memperpanjang konflik ini” antara Moskow dan Kiev, memberikan peran “pasokan meriam” kepada Ukraina dalam “proyek anti-Rusia”
AS telah “memperkuat rezim Kiev dengan senjata, termasuk senjata berat, dan terus melakukannya,” tegas Putin.
Rusia mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, mengutip kegagalan Kiev untuk mengimplementasikan perjanjian Minsk, yang dirancang untuk memberikan status khusus wilayah Donetsk dan Lugansk di dalam negara Ukraina.
Protokol, yang ditengahi oleh Jerman dan Prancis, pertama kali ditandatangani pada tahun 2014. Sejak itu, mantan Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko mengakui bahwa tujuan utama Kiev adalah menggunakan gencatan senjata untuk mengulur waktu dan “menciptakan angkatan bersenjata yang kuat”.
Pada Februari 2022, Kremlin mengakui republik Donbass sebagai negara merdeka dan menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer Barat mana pun.
Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
















































