Serangan Teror Paling Mematikan di Moskow Tewaskan 133 Orang Termasuk Anak-anak

Tempat yang diperkirakan berkapasitas 7.500 orang itu hampir penuh.

Para penyerang membunuh penjaga keamanan yang tidak bersenjata di pintu masuk tempat tersebut, dan memblokirnya sebelum melanjutkan amukan mereka di dalam.

Menurut saksi mata, orang-orang bersenjata melepaskan tembakan dari jarak dekat ke siapa saja yang terlihat. Para penyerang kemudian membakar gedung tersebut.

Api dengan cepat menyebar ke sebagian besar bangunan, termasuk atap.
Beberapa pemadam kebakaran dan pesawat dikerahkan untuk memadamkan api.
Kementerian Keadaan Darurat mengatakan sekitar 13.000 meter persegi bangunan tujuh lantai itu dilalap api.

Bacaan Lainnya

Belasungkawa dan kecaman

Pemerintah dari seluruh dunia telah mengirimkan pesan belasungkawa dan dukungan untuk rakyat Rusia setelah pembantaian tersebut.

Organisasi internasional, serta pejabat UE dan NATO, mengutuk serangan teroris tersebut.

Ratusan pelayat menaruh bunga di misi diplomatik Moskow di Meksiko, Moldova, Serbia, Kanada, Amerika Serikat, dan Argentina.

Sementara itu, puluhan warga Moskow mengantri di rumah sakit kota untuk mendonorkan darahnya kepada para korban penembakan mematikan tersebut.

Peringatan keamanan AS

Awal bulan ini, AS mengeluarkan peringatan kepada warganya di Rusia, mendesak mereka untuk menghindari tempat umum dan pertemuan massal.

Kedutaan mengklaim bahwa “ekstremis” mempunyai rencana untuk melakukan serangan di Moskow.

Beberapa kedutaan lain juga mengikuti langkah yang sama dengan mengeluarkan peringatan serupa.

Namun, penasihat Gedung Putih John Kirby mengatakan Washington tidak memiliki “pengetahuan awal” khusus mengenai penembakan hari Jumat tersebut.

Sumber: RT News
Editor: Hasan M

Pos terkait