INTIP24NEWS – Presiden Ukraina Volodimir Zelenski memperingatkan rakyatnya pada Sabtu (2/4) bahwa mundurnya pasukan Rusia menciptakan bencana total di luar ibu kota saat mereka meninggalkan ranjau di seluruh wilayah, termasuk di sekitar rumah warga dan reruntuhan gedung.
Sementara itu, Kremlin menuduh Ukraina melancarkan serangan helikopter ke depot bahan bakar di wilayah Rusia.
Namun Ukraina membantah bertanggung jawab atas serangan yang menembus wilayah Rusia itu.
Jika memang benar, maka, itu akan menjadi serangan perang pertama di mana pesawat Ukraina menembus wilayah udara Rusia.
“Tentu saja, ini tidak menciptakan kondisi yang nyaman untuk kelanjutan pembicaraan,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, setelah lima minggu invasi Rusia yang melibatka lebih dari 150.000 tentara melintasi perbatasan Ukraina.
Rusia kini terus menarik beberapa pasukan daratnya dari daerah sekitar Kyiv setelah mengatakan awal pekan ini akan mengurangi aktivitas militer di dekat ibu kota Ukraina dan kota utara Chernihiv.
“Mereka menembaki seluruh wilayah. Mereka menembaki rumah, peralatan pertambangan, bahkan mayat orang yang terbunuh,” kata Zelenskyy dalam video pidato kepada warganya.
“Ada banyak perangkap, dan ranjau serta jebakan membahayakan lainnya.” Ujar Zalenski.
Militer Ukraina mengatakan telah merebut kembali 29 pemukiman di wilayah Kyiv dan Chernihiv.
Namun, Ukraina dan sekutunya memperingatkan bahwa Kremlin tidak mengurangi eskalasi untuk memancing kepercayaan di meja perundingan, seperti yang diklaimnya, tetapi malah memasok dan memindahkan pasukannya ke timur negara itu.
Gerakan-gerakan itu tampaknya merupakan persiapan untuk serangan intensif di wilayah Donbas, sebagian besar berbahasa Rusia yang mencakup Mariupol.
Zelenski memperingatkan, pertempuran sulit masih akan terus dihadapi. Namun dirinya memastikan persiapan pertahanan.
“Kami sedang mempersiapkan pertahanan yang lebih aktif lagi,” katanya.
Dalam perang yang sudah berlangsung 5 minggu, Rusia telah menewaskan ribuan orang dan mengusir lebih dari 4 juta pengungsi dari Ukraina.
Mariupol, kota pelabuhan selatan yang hancur dan terkepung, tengah menghadapi penderitaan terburuk dalam perang ini.
Keberhasilan menduduki Mariupol sangat penting bagi Rusia yang akan menjadi hadiah utama bagi Presiden Rusia Vladimir Putin, yang merupakan jembatan darat tak terputus ke Krimea, kota yang direbut dari Ukraina pada tahun 2014 lalu.
Sumber: Asociated Press
Editor: Hasan M























































