Debat Pilkada Kabupaten Bekasi, Ketiga Paslon Utarakan Visi Misi

BEKASI | INTIP24 News – Debat perdana Pilkada Kabupaten Bekasi yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), ketiga Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bekasi menyampaikan visi misi dan program kerja pada Minggu, (3/11/2024).

Dani Ramdan yang berpasangan dengan Romli mengusung slogan “Makin Berani,” Mantan Pj Bupati Bekasi ini punya banyak pengalaman memimpin Kabupaten Bekasi.

Dani menyampaikan keberhasilannya dalam penanganan pandemi Covid-19 pada tahun 2021 dan keberhasilan memperbaiki dan membangun jalan sepanjang 351 km, termasuk jalan raya kali Malang yang selama 20 tahun tidak beres- beres.

Dani juga menyampaikan keberhasilannya dalam bidang infrastruktur lainnya, membangun 8 puskesmas baru, merenovasi dan membangun sekolah SD dan SLTP pengangkatan 10.000 tenaga honor menjadi P3K dan mengklaim terbanyak di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Paslon No Urut 1 itu juga menyampaikan soal pemberian dana Rp 100 juta per RT/RW untuk mengembangkan infrastruktur di masing-masing wilayahnya.

Selain itu, program pelatihan kerja bagi tenaga kerja baru dengan menyiapkan infrastruktur pendukungnya agar dapat memenuhi kebutuhan industri dinKabupaten Bekasi.

Di bidang pertanian Paslon No Urut 1 ini mengungkapkan peningkatan ketersediaan air dengan cara normalisasi sungai. Selain itu Dani akan melanjutkan saluran sekunder dan tersier.

“Pupuk, kita akan pastikan ketersediaan dan keterjangkauannya. Kita mulai menggunakan paradigma pupuk organik dan sekaligus menyelesaikan persoalan kita dibidang sampah,” kata Dani.

Dani mengatakan sudah meresmikan benih padi varietas lokal bermerek dagang Pusaka Bhagasasi, ketersediaan air, pupuk dan benih menjadi kunci majunya pertanian.

“Selain traktor, drone yang bisa kita gunakan. Kedepan digitalisasi pertanian pun suatu keniscayaan. Anak-anak muda harus tertarik ke bidang pertanian karena regenerasi dibidang pertanian harus menarik untuk anak muda,” kata dia.

Sementara Paslon No Urut 2 BN Holik Qodratulloh-Faizal Hafan Farid menyoroti ketimpangan yang terjadi, keluhan, persoalan-persoalan masyarakat, serta pelayanan yang kurang prima di Kabupaten Bekasi.

“Jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Bekasi, BN Holik akan Gercep (Gerak cepat) dengan menawarkan program-program kerjanya yang nyata bagi masyarakat Kabupaten Bekasi,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Gerindra itu.

BN Holik menyampaikan bahwa peran dirinya semasa menjabat sebagai Ketua DPRD dengan ketepatan dalam penganggaran serta keberhasilan dan prestasi di Kabupaten Bekasi yang tidak lepas dari peran dirinya sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bekasi.

“DPRD berperan dominan dalam penganggaran dan tidak terlepas dari kinerja DPRD, eksekutif tinggal melaksanakannya,” imbuh BN Holik.

Paslon No Urut 3, Ade Koswara-dr Asep menyampaikan program kerjanya, di antaranya ada asuransi bagi petani, peningkatan tunjangan kades dan perangkat desa, BPD, RT dan RW, bea siswa Pendidikan sebanyak 5000 siswa, pembukaan 10.000 lapangan kerja serta program-program lainnya.

Dari pantauan debat perdana ini nampak semua visi-misi ketiga paslon bagus. Namun, tidak semua paslon merinci secara detail bagaimana program itu dijalankan.

Seluruh paslon juga tidak nampak menyinggung mengenai persoalan premanisme serta percaloan yang sejak dahulu susah dihilangkan.

Pos terkait