“Dewan Menyapa Warga” Sukses Layani 700 Lebih Warga di Karawang Kulon

KARAWANG, intip24news.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hj. Sri Rahayu Agustina, S.H., sukses menggelar kegiatan layanan publik terpadu yang unik dan dihiasi dengan nuansa budaya lokal.

Bertajuk “Dewan Menyapa Warga,” acara ini berlangsung meriah di lapangan Jalan Masutakarya RT07 RW 012 Karang Anom, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Sabtu, 6 Desember 2025.

Kegiatan ini menawarkan beragam fasilitas penting bagi masyarakat, menerapkan konsep ‘jemput bola’ agar warga dapat menyelesaikan berbagai administrasi esensial tanpa perlu ke kantor-kantor dinas yang berbeda.

Fasilitas tersebut meliputi:
Pelayanan Administrasi Kependudukan (Adminduk): Layanan Kilat untuk KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), Kartu Keluarga (KK), Akta Kelahiran, dan Akta Kematian.

Bacaan Lainnya
  1. Layanan Kesehatan: Cek kesehatan gratis dan konsultasi dasar.
  2. Layanan Kendaraan: Perpanjangan SIM dan pelayanan pajak kendaraan bermotor (Samsat) on the spot.
  3. Ekonomi Lokal: Tebus sayur murah dan bazar UMKM, sebagai upaya penguatan ekonomi masyarakat.

Acara dimulai sejak pukul 08.00 WIB dengan senam bersama “emak-emak milenial,” menciptakan suasana yang energik dan akrab. Berbagai layanan kemudian dibuka, diiringi hiburan musik. Lapangan tersebut menjadi lautan manusia, dipadati warga yang antusias melengkapi administrasi dan memanfaatkan fasilitas lainnya.

Lebih Dekat dengan Rakyat Melalui Sentuhan Budaya Lokal

Dalam sambutannya, Sri Rahayu Agustina menjelaskan bahwa program “Dewan Menyapa” bertujuan untuk mempererat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat secara non-formal.

Hal yang istimewa, pelayanan publik ini dipadukan dengan pertunjukan budaya lokal yang memukau, seperti pencak silat, kesenian khas Karawang, dan hiburan calung.

“Kita ingin layanan publik tidak hanya sekadar prosedur yang kaku, tapi juga penuh dengan kehangatan dan identitas budaya kita. Dengan begini, warga tidak hanya mendapatkan kemudahan, tapi juga merasakan kebanggaan akan warisan Jawa Barat,” ungkap Sri Rahayu, menekankan bahwa penggabungan budaya ini membuat warga merasa lebih nyaman dan dekat dengan lembaga pemerintahan.

Ia juga menambahkan bahwa inisiatif ini secara aktif berkontribusi pada pelestarian warisan daerah Karawang.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah dan Manfaat Langsung Warga

Kepala Kelurahan Karawang Kulon, N. Fitria Yuniawati, Am.Keb., menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif DPRD Jabar ini. Menurutnya, layanan terpadu ini sangat membantu masyarakat.

“Pelayanan terpadu seperti ini sangat bagus. Membantu masyarakat jemput bola. Warga bisa lebih dekat mengurus administrasinya,” kata Lurah Karawang Kulon.

Apresiasi juga datang dari Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Karawang, Elfan Yanuar. Ia memuji kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi efektif antara DPRD Provinsi Jabar dan pemerintah daerah.

“Kegiatan layanan Adminduk di acara Dewan Menyapa Warga ini sangat bermanfaat agar warga lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus jauh-jauh ke kantor Disdukcapil,” ujarnya.

Elfan Yanuar juga berharap kegiatan serupa dapat lebih sering dilaksanakan, terutama di wilayah-wilayah yang aksesnya terbatas. Warga pun merasakan manfaat langsung dari efisiensi layanan.

Farida dari RW 12, yang mengurus KTP, menyatakan rasa syukurnya atas kecepatan layanan. “Hanya 20 menit saya mengurus KTP,” ujarnya, menunjukkan betapa mudah dan cepatnya layanan Adminduk yang disediakan tanpa perlu mengantre panjang di kantor Disdukcapil.

Data Pelayanan: Lebih dari 700 Warga Terlayani Optimal

Selama kegiatan berlangsung, ratusan warga berhasil memanfaatkan berbagai layanan vital. Total masyarakat yang mendapatkan layanan publik terpadu mencapai lebih dari 732 orang, mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat akan akses layanan yang mudah.

Rincian rekapitulasi pelayanan adalah sebagai berikut:

  1. Layanan Kesehatan: 250 orang
  2. Administrasi Kependudukan:
    KK: 109 orang
    KTP: 200 orang
    KIA: 75 orang
    Akta Kelahiran: 10 orang
    Akta Kematian: 15 orang
  3. Perpanjangan SIM: 60 orang
  4. Perpanjangan STNK (Samsat): 13 orang.

Angka-angka ini membuktikan efektivitas program “Dewan Menyapa Warga” dalam mendekatkan birokrasi dan layanan esensial kepada masyarakat Karawang Kulon.

Program Sri Rahayu Agustina ini diharapkan menjadi model bagi daerah lain di Jawa Barat dalam mengintegrasikan pelayanan publik dengan penguatan identitas dan budaya lokal.***

Pos terkait