Serang, Intip24News.com – Polda Banten menggelar Sidang Terbuka Penentuan Kelulusan Akhir Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 di Aula Gawe Kuta Baluwarti pada Jumat (03/07/2026).
Kegiatan ini merupakan tahapan akhir dari rangkaian proses seleksi calon anggota Polri yang dilaksanakan secara terbuka, objektif, transparan, dan akuntabel. Sidang penentuan kelulusan diikuti oleh seluruh peserta seleksi serta disaksikan oleh panitia, pengawas internal, pengawas eksternal, tim audit, serta orang tua atau wali peserta.
Pelaksanaan sidang terbuka ini menjadi wujud komitmen Polda Banten dalam menerapkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) serta prinsip meritokrasi, sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan yang sama untuk dinyatakan lulus berdasarkan kemampuan, kompetensi, prestasi, dan hasil seleksi yang telah dijalani tanpa intervensi dari pihak mana pun.
Dalam kesempatan tersebut, Irwasda Polda Banten Kombes Pol Iwan Sonjaya menyampaikan amanat Kapolda Banten bahwa pelaksanaan sidang terbuka ini merupakan bentuk komitmen Polda Banten untuk menghadirkan proses rekrutmen anggota Polri yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
“Pelaksanaan sidang terbuka penentuan kelulusan akhir penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026 merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan proses rekrutmen yang bersih, transparan, akuntabel, dan humanis. Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara objektif berdasarkan prinsip meritokrasi, sehingga setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lulus sesuai kemampuan, kompetensi, dan prestasinya tanpa adanya intervensi maupun praktik-praktik yang menyimpang,” ujar Irwasda Polda Banten.
Irwasda menegaskan bahwa Polda Banten menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk penyimpangan selama proses penerimaan anggota Polri.
“Sebagai unsur pengawas internal, kami menegaskan bahwa Polda Banten menerapkan zero tolerance terhadap segala bentuk pelanggaran, seperti suap, percaloan, penipuan, maupun pemerasan dalam proses penerimaan anggota Polri. Pengawasan dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan pengawas internal, pengawas eksternal, serta pemanfaatan teknologi informasi guna memastikan seluruh proses berjalan secara clear and clean serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya.
Diakhir penyampaiannya, Irwasda Polda Banten mengucapkan selamat kepada peserta yang dinyatakan lulus dan berpesan agar terus menjaga integritas serta semangat pengabdian selama mengikuti pendidikan pembentukan Polri.
“Kepada peserta yang dinyatakan lulus, kami mengucapkan selamat dan berharap dapat mengikuti pendidikan dengan penuh disiplin, integritas, serta semangat pengabdian. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, jangan berkecil hati karena kesempatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara masih terbuka. Jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri lebih baik pada kesempatan berikutnya,” tutup Irwasda.
(Red – Bidhumas).












































