SERANG|INTIP24NEWS.COM-
Dianggap mengabaikan Laporan dan informasi yang diberikan kepada Kejati Banten serta BBWSC3 ( Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung, Cidanau dan Cidurian ) dari Forum ASPIRASI ( Aliansi Masyarakat Peduli Irigasi ), membuat beberapa Tokoh elemen Aliansi ini meradang dan mengancam akan melakukan Aksi unjuk rasa agar Laporan dan Informasi mereka ditindak lanjuti.
Hal ini disampaikan Juru Bicara Forum ASPIRASI Didi Haryadi kepada Wartawan pada Sabtu ( 31/05/2025 ).
Menurut Didi , pihaknya telah melaporkan Kasus dugaan mendirikan Bangunan tanpa izin di lahan Irigasi milik BBWSC3 di Kampung Sidungkul Desa Serdang Kecamatan Kramatwatu Kabupaten Serang Provinsi Banten pada Selasa tanggal 12 Pebruari 2025 kepada Kejaksaan Tinggi Banten.
Namun sampai hari ini tidak ada tindak lanjut baik dari pihak Kejati Banten maupun upaya penyelesaian dari Pihak BBWSC3 sendiri.
“Padahal sudah sangat jelas ada dugaan pelanggaran hukum didalamnya. Dimana mendirikan bangunan di lahan Irigasi bisa menyebabkan gangguan pada saluran irigasi tersebut.
Apalagi pendirian bangunan ini tanpa izin dari pihak berwenang baik Pemkab Serang maupun pihak BBWSC3 itu sendiri.
Jadi kami juga merasa heran kenapa sudah berjalan 3 Bulan belum ada tindak lanjutnya.” Tanya Didi.
Ditambahkannya, Pihaknya selama 3 bulan terakhir memang menunggu karena terkendala momen Pilkada.
“Tapi kini kita akan segera bergerak kembali untuk melakukan Aksi Demo , mempertanyakan perkembangan kasus dugaan pendirian bangunan Tanpa izin di atas Lahan saluran Irigasi yang berlokasi di Desa Serdang Kramatwatu Kabupaten Serang. ” Kata Didi.
Sementara Plt. Kepala Desa Serdang dan MY , oknum Sekretaris Desa yang di duga mendirikan Bangunan tanpa izin di lahan Irigasi , tidak memberikan jawaban apapun saat dikonfirmasi melalui Nomor WhatsApp nya.
( WS/ TLS )
















































