CILEGON, INTIP24NEWS.COM– Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya inovasi dalam sektor pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.
“Pertanian modern menuntut adanya inovasi, baik dalam penggunaan teknologi, pengelolaan lahan, maupun strategi pemasaran. Semua itu harus ditingkatkan agar produktivitas naik dan ketahanan pangan daerah semakin kuat,” ujar Andra saat membuka Pekan Daerah (PEDA) Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) 2025 di Alun-alun Kota Cilegon, Sabtu (27/9/2025).
PEDA KTNA 2025 yang berlangsung hingga 30 September mengusung tema “Mewujudkan Petani dan Nelayan Banten yang Maju, Mandiri, dan Modern Menuju Swasembada Pangan Berkelanjutan”. Ajang ini mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha untuk berbagi pengalaman, teknologi, serta strategi menuju pertanian modern.
Capaian Banten di sektor pertanian juga cukup membanggakan. Tahun 2025, Banten naik ke peringkat 8 nasional sebagai penghasil beras, enam tahun berturut-turut masuk kategori daerah sangat tahan pangan, serta mengalami peningkatan Nilai Tukar Petani (NTP) yang menjadi indikator naiknya kesejahteraan petani.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pertanian bukan sekadar sawah dan panen, melainkan juga inovasi, kolaborasi, dan masa depan ketahanan pangan Banten.
( WS/ FBPB )
























































