Dalam pidato di hadapan ribuan warga yang berkumpul, Erdogan menyampaikan orasi yang ditujukan langsung kepada Zionis Israel dan Amerika Serikat.
“Bagaimana anda sampai di situ, bagaimana anda sampai di wilayah itu?” Erdofan bertanya kepada zionis Israel.
“Adalah barat yang berutang, Turki tidak berutang (untuk tanah yang dijanjikan),” seru Erdogan merujuk keberadaan negara Israel sebagai janji Barat pasca perang dunia untuk membawa warga yahudi dari Eropa ke wilayah yang sekarang mereka sebut negara Israel.
Erdogan juga menunjuk Barat ingin menciptakan perang salib baru.
“Hei Barat, apakah kalian sedang menciptakan perang salib baru. Bangsa ini masih ada, bangsa ini masih berdiri,” tegas Erdogan.
Gedung Putih telah mengisyaratkan dukungan kuat bagi Israel sejak serangan mematikan Hamas awal bulan ini, dan menanggapi meningkatnya ketegangan dengan pengerahan militer di Timur Tengah.
Para pejabat AS mengatakan tindakan tersebut dimaksudkan untuk menghalangi pihak luar mengambil bagian dalam perang Gaza, yang sering kali merujuk pada Iran dan kelompok milisi yang berafiliasi di Irak, Suriah, dan Lebanon.
Sampai dengan tulisan ini diturunkan, zionis Israel telah menghujani lebih dari 12.000 ton bahan peledak di Gaza sejak 7 Oktober. Ini setara dengan bom nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima di Jepang pada tahun 1945.
Genosida sedang terjadi di depan mata, berlanjut terus dan kian memuncak dan para pemimpin Barat mendukungnya.
Ditulis oleh Hasan Munawar,
Redaktur Eksekutif INTIP24NEWS.COM
Sumber:
MEE, RT, NYT
















































