INTIP24NEWS.COM – Menginjak setahun konflik Rusia-Ukraina, dukungan publik di Amerika Serikat untuk bantuan militer dan keuangan ke Kiev menurun.
Bahkan menurut survei bersama oleh majalah Economist dan jajak pendapat YouGov menyebut bahwa pendukung Ukraina yang paling bersemangat pun sekarang kurang antusias mendukung negara itu. Demikian laporan Economist, sambil mengungkapkan hasil jajak pendapat pada hari Senin.
“Di kubu Partai Demokrat AS, dukungan untuk bantuan keuangan ke Kiev turun dari 82% menjadi 75% antara April 2022 dan Februari 2023,” ungkap jajak pendapat tersebut.
“Sedangkan dukungan Partai Republik untuk tindakan serupa hampir setengahnya pada periode yang sama, dari 67% menjadi 39%,” tambahnya.
Sementara untuk hasil survey pengiriman tank tempur ke Kiev tampaknya masih menjadi opsi yang populer, karena pengiriman mereka ke Ukraina didukung oleh 70% Demokrat dan hanya di bawah 50% Republikan pada periode antara akhir Januari dan pertengahan Februari 2023.
Hasil Jajak pendapat lain yang dilakukan oleh Associated Press pada pertengahan Februari menunjukkan, bagaimanapun, bahwa kurang dari setengah orang Amerika mendukung bantuan militer ke Kiev.
“Survey dukungan publik untuk pembatasan lebih lanjut terhadap Moskow yang dapat meningkatkan biaya hidup di Eropa telah menurun tajam di negara-negara besar Eropa selama setahun terakhir,” menurut jajak pendapat.
Sementara di Eropa, pada Februari 2022, 45% warga Inggris mengatakan mereka akan mendukung sanksi tersebut, tetapi pada Desember 2022, tingkat dukungan untuk tindakan tersebut turun menjadi 35% di Inggris.
Di Jerman, turun dari hampir 40% menjadi kurang dari 30% pada periode yang sama, sementara Spanyol, Italia, dan Prancis mengikuti tren serupa.
Jajak pendapat lain yang diterbitkan oleh YouGov pada 24 Februari menunjukkan bahwa orang-orang di beberapa negara Eropa, termasuk Prancis dan Italia, cenderung menyukai solusi negosiasi untuk konflik antara Moskow dan Kiev, daripada mendukung Ukraina untuk komitmen bantuan “selama yang diperlukan”.
Di Italia, 47% responden mengatakan mereka ingin melihat akhir pertempuran yang dinegosiasikan, bahkan jika itu berarti Kiev harus menyerahkan kendali atas beberapa wilayah ke Rusia.
Di Prancis, 38% orang mendukung opsi ini.
Hanya 29% orang Italia dan 37% orang Prancis percaya bahwa Kiev harus didukung lebih lanjut, meskipun itu berarti konflik akan berlangsung lebih lama.
Negara-negara besar Eropa juga mengalami penurunan dukungan untuk hampir semua jenis bantuan ke Kiev selama paruh kedua tahun 2022. Sebagian besar orang Eropa juga percaya bahwa konflik telah menemui jalan buntu, dengan warga Spanyol percaya bahwa Rusia berada di atas angin.
Gagasan bahwa Kiev memenangkan konflik hanya dimiliki oleh minoritas kecil di negara-negara Eropa yang tercakup dalam jajak pendapat tersebut.
Sumber: AP, RT
Editor: Hasan M
















































