INTIP24NEWS.COM – Korea Utara telah meluncurkan rudal balistik antarbenua (ICBM) sebagai bagian dari unjuk kekuatan skala besar melawan latihan perang yang sedang berlangsung antara AS dan Korea Selatan.
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan militer mendeteksi apa yang dianggap sebagai peluncuran rudal balistik jarak jauh dari daerah Sunan di Pyongyang pada Kamis pagi. Pejabat itu juga mengatakan dua rudal jarak pendek tambahan menyusul sekitar satu jam kemudian.
“Setelah menganalisis detail peluncuran, militer menambahkan bahwa senjata itu menempuh jarak sekitar 760 kilometer (472 mil) dan mencapai kecepatan tertinggi 15 Mach.” katanya.
Namun, sebuah sumber pertahanan kemudian memberi tahu Yonhap bahwa rudal itu tampaknya gagal pada tahap kedua.
“Militer kami telah meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan” dan akan mempertahankan “postur kesiapan dalam kerja sama yang erat dengan AS.” Urainya dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis (3/11).
Penembakan itu menandai pertama kalinya Pyongyang menembakkan ICBM sejak Mei, menyusul beberapa kali rudal dan roket jarak dekat.
“DPRK juga telah melepaskan ratusan roket, rudal, dan peluru artileri ke laut dalam beberapa hari terakhir sebagai demonstrasi ke Washington dan Seoul, yang berada di tengah-tengah latihan militer udara terbesar mereka.” jelas Kepala Staf Gabungan Korea Selatan.
Sebelumnya Korea Utara telah berulang kali mengutuk latihan itu sebagai latihan untuk invasi skala penuh, bahkan menunjukkan awal pekan ini bahwa Washington dapat mempersiapkan serangan nuklir.
Di lain pihak Amerika Serikat dan Korea Selatan mengecam setiap peluncuran rudal oleh Pyongyang sebagai provokasi berbahaya dan telah berjanji untuk terus memperkuat hubungan militer di antara keduanya.
Sumber: RT
Editor: Hasan M























































