Nadiem Makarim Hapus Kewajiban Skripsi, Begini Reaksi Mahasiswa dan Pemerhati Pendidikan

“Tetap harus ada praktik menulis karya tulis ilmiah walaupun namanya tidak harus skripsi tapi metode ilmiahnya tetap harus dia kuasai,” kata Cecep.

Namun dia tidak setuju bila lulusan S2 dan S3 tidak lagi diwajibkan menulis makalah untuk diterbitkan di jurnal karena kualifikasi yang diharapkan dari program-program tersebut lebih tinggi dari S1.

Pandangan yang sama diungkapkan oleh Suci, mahasiswa S2 jurusan bioteknologi di UGM. Dia khawatir mahasiswa tidak bisa menulis laporan ilmiah setelah skripsi tidak lagi wajib.

“Ilmu untuk bikin jurnal dan bagaimana cara publish dan sebagainya itu mahasiswa harus dapat. Itu mahal ilmunya,” kata Suci, yang mengambil S1 jurusan mikrobiologi.

Bacaan Lainnya

Sebagai mahasiswa jurusan sains, Suci melakukan penelitian untuk tugas akhirnya dan melaporkannya dalam bentuk skripsi. Kalau skripsi tidak lagi wajib, ujarnya, jangan-jangan proyek tugas akhir hanya jadi file PowerPoint saja.

“Aku pribadi merasa gara-gara ngerjain TA (tugas akhir) dan skripsilah yang bikin mahir di bidang mikrobiologi. Kalau itu enggak ada, ya wassalam.”

Pos terkait