INTIP24NEWS.COM – Uusan Ukraina untuk PBB, Sergey Kislitsa, Rabu, men-tweet gambar bendera AS dengan bintang dan garis yang ditampilkan dalam warna kuning dan biru seperti warna bendera negaranya.
Meskipun dianggap sebagai upaya untuk mengekspresikan solidaritas AS-Ukraina, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menggambarkannya sebagai cerminan rendahnya status Ukraina dalam hubungan tersebut.
Kislitsa mentweet gambar bendera AS berwarna kuning dan biru itu ketika Presiden Vladimir Zelensky mengunjungi Washington pada hari Rabu.
Pemimpin Ukraina itu bertemu dengan Presiden Joe Biden untuk menyampaikan pidato di hadapan anggota parlemen AS, memohon lebih banyak dukungan dalam konflik Kiev melawan Moskow.
“Mereka akan berdiri bersama selama diperlukan,” tulis tweet itu.
Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova bereaksi dengan menyebutnya “bendera baru Ukraina”.
“Hal yang telah kami bicarakan selama bertahun-tahun, dan tidak ada yang mempercayai kami, telah terjadi. Ucapan selamatku!”
dia menambahkan.
Moskow percaya bahwa pemerintah yang berkuasa setelah kudeta bersenjata tahun 2014 di Kiev, serta penerusnya, telah tunduk pada tujuan Washington hingga bertindak bertentangan dengan kepentingan nasional mereka sendiri.
Delapan tahun lalu, Victoria Nuland, seorang pejabat tinggi di Departemen Luar Negeri AS, terekam sedang berdiskusi dengan Duta Besar AS untuk Kiev Geoffrey Pyatt tentang komposisi pemerintahan Ukraina di masa depan.
Percakapan
Percakapan telepon pribadi bocor secara online, dan pria yang dikatakan Nuland ingin menjadi perdana menteri akhirnya mendapatkan pekerjaan itu.
Officials in Moscow have said the US transformed Ukraine into a proxy force to use against Russia.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
















































