INTIP24NEWS – Moskow telah menghancurkan senjata yang dipasok AS, termasuk artileri berat, selama serangan pada hari Minggu di Ukraina barat. Fasilitas penyimpanan yang berisi rudal untuk beberapa peluncur roket HIMARS dan peluru untuk howitzer M777 menjadi sasaran. Demikian pernyataan kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada hari Senin..
“Sebuah gudang di luar desa Bogdanovtsy, yang menampung amunisi, dihantam dengan senjata jarak jauh presisi tinggi dari kapal laut”, tambahnya.
AS adalah pendukung terbesar Ukraina dalam konfliknya dengan Moskow dan telah memasok negara itu dengan 16 peluncur roket ganda HIMARS, pada 22 Juli lalu.
Pekan lalu, militer Rusia mengatakan bahwa mereka telah menghancurkan empat sistem tersebut antara 5 dan 20 Juli. Namun, Ukraina membantah klaim ini sebagai informasi yang salah.
Kepala Komite Angkatan Bersenjata Dewan Perwakilan Rakyat AS, Adam Smith, yang mengunjungi Kiev selama akhir pekan, mengatakan bahwa Washington dan sekutunya berencana untuk memberi Ukraina sistem roket tambahan, termasuk roket mobilitas tinggi sistem artileri (HIMARS) dan sistem roket multi-peluncuran (MLRS).
Sementara itu sebelumnya pada bulan Juli, Menteri Pertahanan Ukraina Aleksey Reznikov bersikeras bahwa militer negara itu akan membutuhkan 50 sistem HIMARS untuk mengatur pertahanan yang efektif, dan setidaknya 100 untuk serangan balasan.
Sumber: RT
Editor: Hasan M
















































