Rusia Tembak Jatuh Empat Rudal ATACMS yang Ditembakan ke Krimea

INTIP24 News – Sistem pertahanan udara Rusia menembak jatuh empat ‘Rudal Taktis Angkatan Darat’ (ATACMS) yang ditembakan ke wilayah Krimea. Jenis rudal jaraj jauh permukaan ke permukaan ini dipasok oleh Amerika Serikat.

Kementerian Pertahanan di Moskow, pada Sabtu malam mengatakan, “pasukan Ukraina berusaha melakukan serangan terhadap semenanjung Rusia namun erangan itu berhasil dicegat,” tambahnya dikutip RT News.

Sebelumnya, pada hari Selasa, Kementerian Pertahanan mengklaim bahwa enam proyektil ATACMS telah ditembak jatuh dalam satu hari, tanpa menyebutkan lokasi serangannya.

Secara total, 15 rudal tersebut telah dicegat dalam tujuh hari terakhir.

Bacaan Lainnya

Sebagaimana dilaporkan media, para pejabat AS mengkonfirmasi laporan media sebelumnya bahwa Pentagon diam-diam telah mengirimkan rudal jarak jauh dalam jumlah yang tidak ditentukan ke Ukraina sebagai bagian dari paket senjata yang diumumkan oleh Presiden Joe Biden pada pertengahan Maret.

“Tujuan dari memasok ATACMS ke Kiev adalah untuk memberikan tekanan lebih besar terhadap Krimea dan memungkinkan pasukan Ukraina untuk menargetkan semenanjung tersebut “dengan lebih efektif,” lapor New York Times, mengutip seorang pejabat Pentagon yang tidak disebutkan namanya.

Moskow mengatakan penyediaan rudal jarak jauh hanya akan menimbulkan lebih banyak masalah bagi Kiev.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan bahwa penggunaan ATACMS tidak akan berdampak pada hasil konflik, atau menghalangi Rusia mencapai tujuan keamanannya.

Senada dengan Peskov, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Maria Zakharova memperingatkan bahwa setiap serangan Ukraina yang didukung Barat terhadap semenanjung Rusia, atau Jembatan Krimea yang menghubungkannya dengan Wilayah Krasnodar, akan memicu respons yang kuat.

“Saya ingin sekali lagi memperingatkan Washington, London, Brussels, bahwa tindakan agresif apa pun terhadap Krimea tidak hanya akan gagal, namun juga akan mendapat pukulan balasan,” katanya dalam konferensi pers.

Pos terkait