Serangan Provokasi Rudal Rusia Jatuh di Dekat Polandia, NATO Beraksi Keras?

INTIP24NEWS – Rusia menyerang dekat perbatasan Polandia dengan Ukraina sepanjang akhir Minggu kemarin dan sebuah rudal Rusia jatuh 10 mil dari perbatasan wilayah kedua negara itu.

Serangan rudal Rusia ini menimbulkan pilihan yang sulit bagi Presiden Amerika Serikat Joe Biden. AS memiliki komitmen untuk menganggap Pasal 5 perjanjian NATO sebagai “kewajiban suci” tetapi menjaga untuk tidak melibatkan pasukan AS berhadapan dengan Rusia di Ukraina pun tidak bisa dikesampingkan. Hal ini menjadi pilihan yang sulit bagi AS menyusul Rusia kian memperluas cakupan serangannya.

Namun begitu, masih belum jelas konsekuensi apa yang masih bisa dilancarkan AS terhadap Rusia.

Situasi kian tidak bisa diprediksi dalam mana adanya penemuan laboratorium senjata kimia di Ukraina oleh Rusia dan menuduh AS telah membiayai proyek senjata kimia tersebut.

Bacaan Lainnya

Seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa Rusia telah meminta bantuan militer kepada China dan jika Rusia semakin putus asa, China “mempertimbangkan” untuk memberi Rusia “kemampuan serangan udara.” demikian dikutip dari ABC News.

Serangan Rudal Rusia yang jatuh di dekat Polandia dianggap sebagai provokasi Rusia atas pihak NATO dan kemungkinan awal serangan dengan target Polandia atau negara lainnya.

Kekhawatiran itu muncul terlebih kemungkinan Rusia menggunakan senjata kimia di Ukraina dan secara sepihak menuduh militer Ukraina yang melakukannya terlebih dahulu.

Sementata itu, pada konferensi pers Gedung Putih Senin sore, sekretaris pers Jen Psaki menjawab pertanyaan wartawan, “memulai Perang Dunia III tentu saja bukan untuk kepentingan keamanan nasional kita. Menempatkan pasukan AS di Ukraina untuk berperang dengan Rusia bukanlah kepentingan keamanan nasional kita.” kata Psaki.

Saat ditanya apakah mungkin Gedung Putih tidak memiliki konsekuensi untuk dikenakan pada Rusia, dengan tindakan berat seperti zona larangan terbang, mengangkut jet dan menempatkan pasukan AS di darat saat ini

“Itu adalah pembahasan yang akan terus terjadi dengan tim keamanan nasional kami dan dengan mitra dan sekutu kami di seluruh dunia,” kata Psaki.

Sementara itu Rusia telah berulang kali mengancam akan menargetkan negara-negara lain yang memberi bantuan kepada Ukraina, seraya menyatakan bahwa mereka sebagai pihak yang terlibat dalam konflik. Dan serangan dapat saja mengarah ke Polandia, negara NATO, yang berpotensi mendorong sekutu NATO untuk memasuki perang.

Sumber: ABC News
Editor: Hasan M

Pos terkait