INTIP24NEWS.COM – Timnas Argentina berhasil menjadi juara usai menaklukkan timnas Prancis pada final Piala Dunia 2022. Partai pamungkas Piala Dunia 2022 antara timnas Argentina dan timnas Prancis yang digelar di Lusail Iconic Stadium, Minggu (18/12) malam WIB.
Timnas Argentina berhasil menjadi juara Piala Dunia 2022 usai membekuk timnas Prancis dengan skor akhir 3-3 hingga perpanjangan waktu selesai, dilanjut adu penalti dengan skor akhir 4-2.
Timnas mendominasi laga dengan 53 persen penguasaan bola, berbanding 47 persen milik timnas Prancis.
Dari segi peluang, timnas Argentina menciptakan 19 kesempatan dengan 10 mengarah ke gawang. Adapun timnas Prancis hanya membuat 9 peluang yang 4 di antaranya tepat sasaran.
Babak pertama berjalan, Argentina dan Prancis bermain dengan agresif dan saling membangun ritme permainan cepat.
Peluang perdana hadir dari kubu Argentina pada menit ke-5 melalui Alexis Mac Allister. Sepakan kaki kanan Mac Allister dari luar kotak penalti mengarah tepat ke pelukan kiper Prancis, Hugo Lloris.
Pada menit ke-21, Argentina mendapatkan hadiah penalti setelah Angel Di Maria dilanggar oleh Ousmane Dembele. Lionel Messi, yang maju sebagai penendang, sukses melakukan tugasnya dengan mencetak gol bagi Argentina.
Sepakan kaki kiri Messi bersarang ke sisi kiri gawang Prancis dan menipu Lloris yang ke arah sebaliknya. Argentina memimpin 1-0.
Lesakan ini membuat Messi mencatatkan rekor sebagai pemain pertama yang mencetak gol di fase grup, babak 16 besar, perempat final, semifinal, dan final dalam satu edisi Piala Dunia.
Argentina kembali mencetak gol dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-36 melalui Angel Di Maria.
Skor 2-0 menutup babak pertama dan Argentina untuk sementara mengungguli Prancis.
Usai turun minum, Argentina memulai babak kedua dengan langsung melancarkan serangan. Hasilnya langsung instan melalui Rodrigo De Paul yang membuat peluang matang pada menit ke-49.
Memasuki menit ke-72, Enzo Fernandez mencoba melakukan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Akan tetapi, tendangan kaki kanan Fernandez dengan mudah jatuh ke pelukan Lloris.
Prancis mendapatkan penalti pada menit ke-79 usai Nicolas Otamendi melanggar Randal Kolo Muani. Kylian Mbappe, yang maju sebagai algojo, sukses memangkas skor sehingga Prancis tertinggal 1-2.
Tendangan kencang kaki kanan Mbappe berhasil mengarah ke sisi kanan gawang Argentina. Emiliano Martinez, yang sudah menebak arah bola, tetap gagal menepis si kulit bulat.
Momentum yang didapatkan Prancis ini tak disia-siakan dengan kembali mencetak gol via Mbappe pada menit ke-81.
Menerima umpan dari Marcus Thuram, Mbappe, yang tak terkawal di sisi kiri kotak penalti Argentina, langsung melakukan tendangan first time kaki kanan.
Tendangan kencang Mbappe tersebut bersarang di sudut kiri gawang Argentina yang tak mampu dijangkau oleh Martinez
Usai Prancis menyamakan kedudukan menjadi 2-2, pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi.
Argentina dan Prancis sama-sama mencari gol kemenangan, tetapi hingga babak kedua selesai, tak ada gol lagi sehingga laga berlanjut ke extra time.
Babak extra time dimulai, Argentina melakukan perubahan dengan memasukkan Gonzalo Montiel menggantikan Nahuel Molina.
Argentina mencetak gol ketiga pada menit ke-108 melalui sepakan kaki kanan Lionel Messi.
Proses gol Argentina diawali oleh tendangan kaki kanan Lautaro Martinez dari dalam kotak penalti Prancis yang bisa diblok oleh Hugo Lloris.
Namun, Messi, yang berada di depan gawang Prancis, sukses mencocor bola liar tersebut dengan mudah.
Prancis kembali mendapatkan penalti pada menit ke-117 usai tendangan Mbappe mengenai tangan Montiel.
Mbappe berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3 dan mencetak hat-trick usai menyarangkan bola ke gawang Martinez.
Tendangan kaki kanan Mbappe mengarah ke sudut kanan gawang Argentina dan gagal diantisipasi oleh Martinez.
Hingga laga perpanjangan waktu berakhir, skor 3-3 tidak berubah sehingga pertandingan mesti berlanjut ke babak adu penalti.
Kemenangan Argentina ditentukan oleh eksekusi penalti Gonzalo Montiel. Montiel menghunjamkan sepakan kaki kanan ke sisi kanan gawang Prancis sehingga Argentina
Keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2022 membuat Lionel Messi sah menjadi GOAT (Greatest Of All Time) dengan paripurna.
Sebelumnya, Messi sukses mengantarkan timnas Argentina menjuarai Copa America 2021 dan Finalissima 2022.
Susunan Pemain
Argentina (4-3-3): 23-Emiliano Martinez; 3-Nicolas Tagliafico (21-Paulo Dybala 120’1′), 19-Nicolas Otamendi, 13-Cristian Romero, 26-Nahuel Molina (4-Gonzalo Montiel 91′); 20-Alexis Mac Allister (6-German Pezzela 116′), 24-Enzo Fernandez, 7-Rodrigo De Paul (5-Leandro Paredes 103′); 11-Angel Di Maria (8-Marcus Acuna 65′), 9-Julian Alvarez (22-Lautaro Martinez 103′), 10-Lionel Messi
Pelatih: Lionel Scaloni
Prancis (4-3-3): 1-Hugo Lloris; 22-Theo Hernandez (25-Eduardo Camavinga 71′), 18-Dayot Upamecano, 4-Raphael Varane (26-Dayot Upameacno 113′), 5-Jules Kounde (3-Axel Disasi 120+1′); 7- Antoine Griezmann (20-Kingsley Coman 71′), 8-Aurelien Tchouameni, 14-Adrien Rabiot (13-Youssouf Fofana 96′); 11-Ousmane Dembele (12-Randal Kolo Muani 41′), 9-Olivier Giroud (26-Marcus Thuram 41′), 10-Kylian Mbappe
Pelatih: Didier Deschamps



















































