Serang, Intip24News.com – Seorang ibu tunggal asal Desa Nanggung, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang, Banten, bernama Afiah, menjadi perhatian publik setelah video berisi permohonan keadilan untuk anaknya viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Afiah menyampaikan surat terbuka kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Gubernur Banten Andra Soni.
Dengan menahan tangis, ia meminta pemerintah dan aparat penegak hukum segera memberikan kepastian hukum atas kasus dugaan pencabulan yang dialami anaknya.
Menurut pengakuan Afiah, peristiwa tersebut terjadi pada 10 Mei 2026. Pada hari yang sama, ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan mendapatkan pendampingan dari Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Banten.
Selanjutnya, Afiah diarahkan untuk membuat laporan di Polda Metro Jaya. Sebagai bagian dari proses penyelidikan, korban juga telah menjalani pemeriksaan medis (visum) di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta.
“Saya mohon keadilan untuk anak saya. Sampai sekarang saya belum berani membawa anak saya pulang karena pelaku masih berkeliaran,” ujar Afiah dalam video yang beredar luas di media sosial.
Afiah mengaku telah menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik, di antaranya hasil visum, percakapan, foto, serta keterangan saksi yang diharapkan dapat memperkuat proses penyelidikan.Namun, hingga 23 Juni 2026, ia mengaku belum memperoleh perkembangan yang signifikan mengenai penanganan kasus tersebut.
Kondisi itu membuat dirinya semakin khawatir, terlebih kondisi psikologis anaknya disebut mengalami trauma akibat peristiwa yang dialaminya.
Untuk sementara waktu, korban diketahui tinggal di sebuah yayasan guna mendapatkan perlindungan dan pendampingan psikologis.
Sebagai seorang ibu tunggal yang menjadi tulang punggung keluarga, Afiah mengaku hidup dalam rasa cemas. Ia khawatir terduga pelaku yang hingga kini disebut belum diamankan dapat mengulangi perbuatannya atau bahkan mengancam keselamatan anaknya.
Melalui surat terbukanya, Afiah berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta lembaga perlindungan anak dapat memberikan perhatian serius terhadap kasus yang sedang diperjuangkannya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk membantu menyebarluaskan video tersebut agar harapan seorang ibu dalam mencari keadilan bagi anaknya dapat didengar oleh pihak-pihak yang berwenang.Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganan perkara tersebut maupun status hukum terduga pelaku.Intip24News.com akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian dan instansi terkait guna menjaga keberimbangan informasi.( Red- TLS )














































