KAMTIBMAS, NASIONAL

Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad Amankan Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 H

INTIP24NEWS | NTT – Satgas pantas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad amankan pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H di Masjid Al-Hidayah Ds. Eban Kecamatan Miomaffo Barat Kabupaten TTU, Nusa Tenggara Timur. Kamis (13/05/2021).

Bertempat di Masjid Al-Hidayah yang merupakan tempat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H ditengah pandemi Covid-19 umat muslim khususnya masyarakat Eban tetap semangat dalam merayakan hari raya dan melaksanakan shalat Idul Fitri 1442 H dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Seperti yang dilaksanakan Anggota Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad pada saat pelaksanaan shalat Idul Fitri 1442 H, Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad telah menurunkan personelnya yang beragama non muslim untuk memberikan pengamanan sampai dengan pelaksanaan shalat Idul Fitri selesai.

Selain bertujuan agar pelaksanaan ibadah shalat Idul Fitri 1442 H berjalan kondusif, personel Satgas Yonarmed 6/3 Kostrad juga menghimbau kepada Warga agar dalam pelaksanaan perayaan Idul Fitri kali ini senantiasa mematuhi himbauan pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid -19 dengan tidak berada pada kerumunan, selalu menjaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Pengamanan ini juga sebagai wujud toleransi antar umat beragama.

“Kita menghimbau kepada Masyarakat agar tetap mematuhi himbauan Pemerintah tentang protokol kesehatan guna memutus rantai Covid-19 sehingga pelaksanaan Shalat Idul Fitri dapat berjalan dengan kondusif, selain itu saya tugaskan kepada anggota Satgas Yonarmed 6 yang beragama non muslim untuk mengamankan jalannya shalat Idul Fitri 1442 H sampai dengan selesai sebagai wujud toleransi umat beragama”, tutur Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P. Selaku Dansatgas Yonarmed 6/3 Kostrad.

Lidya

DAERAH, OPINI

Pelantikan HNU Sebagai PJ Bupati Oleh Herman Daru Menuai Protes Masyarakat

INTIP24NEWS | MUARA ENIM – Setelah dua Bupati Kabupaten Muara Enim Ir. H. Ahmad Yani MM. dan H. Juarsah SH., tersandung rangkaian kasus OTT KPK disertai dengan meninggalnya Sekretaris Daerah Kabupaten Muara Enim Ir. H. Hasanuddin, maka kondisi Kabupaten Muara Enim saat itu tidak memiliki pemimpin.

Atas dasar itu, Gubernur Provinsi Sumatera Selatan H. Herman Deru (HD) bergerak cepat menunjuk H. Nasrun Umar (HNU) sebagai Pelaksana Harian (PLH) Bupati Kabupaten Muara Enim yang tiada lain hanya sebagai perpanjangan tangan Gubernur Sumsel.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.