Diawali oleh Fauzi hingga Anies, Kini Heru Budi ingin Sempurnakan JIS?

JAKARTA – Pembangunan Stadion JIS (Jakarta International Stadium) berawal dari masa Gubbernur Fauzi Bowo (Foke) pada tahun 2008.

Pembangunan wilayah yang sebelumnya dikenal dengan nama Taman BMW (Bersih, Manusiawi, Berwibawa), saat itu DKI memerlukan stadion untuk memajukan bidang olahraga di Jakarta.

Fauzi Bowo atau dikenal Foke, mulai merintis pembangunan stadion bertaraf internasional dengan melakukan penertiban bangunan liar di wilayah itu. Kemudian tahun 2009 tahap perencanaan pembangunan dimulai, dan dilanjutkan sampai 2011.

Setidaknya empat Gubernur DKI berperan dalam proses pembangunan hingga peresmian, Jakarta International Stadium (JIS), stadion berkapasitas 82 ribu penonton di Papanggo-Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada 2022.

Bacaan Lainnya

Stadion sepak bola yang akan dibangun itu awalnya berkapasitas sekitar 40.000 penonton. Selain itu juga memiliki lapangan voli pasir dan sepak bola pasir untuk acara resmi, serta dua lapangan terbuka yang dibangun untuk masyarakat umum.

Selang beberapa tahun kemudian, seiring dengan pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT) fase 1 Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia, Pemprov DKI di bawah pemerintahan Joko Widodo mulai mematangkan rencana pembangunan stadion baru di Jakarta sebagai pengganti Lebak Bulus.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga mematangkan perencanaan dengan mengurus sertifikat tanah, sebelum mencanangkan pembangunan stadion.

“Peletakan batu pertama atau groundbreaking sudah bisa dimulai bulan ini karena sebagian lahannya, yakni seluas 12 hektar sudah memiliki sertifikat. Stadion ini akan berkelas internasional,” kata Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) saat itu.

Pos terkait