IWO Indonesia Banten Jalin Sinergi dengan BKKBN Perkuat Publikasi Program Bangga Kencana

KOTA SERANG|INTIP24News.com — Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Provinsi Banten melakukan kunjungan dan audiensi ke Perwakilan BKKBN Provinsi Banten sebagai upaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam publikasi program pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.

Audiensi yang digelar pada Senin ( 09/02/2026 ) tersebut menjadi momentum strategis untuk mendukung penyebarluasan informasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) yang dijalankan BKKBN di Provinsi Banten, yang berlandaskan pada lima pilar utama.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Banten, Yudha Ganda Putra, menegaskan bahwa Program Bangga Kencana merupakan fondasi penting dalam menyiapkan keluarga berkualitas sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Program Bangga Kencana dijalankan melalui lima pilar utama, yakni Pendewasaan Usia Perkawinan, Pengaturan Kelahiran, Ketahanan Keluarga, Pemberdayaan Ekonomi Keluarga, serta Pengendalian Kependudukan. Kelima pilar ini saling terintegrasi untuk mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera,” ujar Yudha.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) bertujuan mencegah pernikahan dini dan menyiapkan keluarga yang matang secara fisik, mental, dan ekonomi. Pengaturan kelahiran melalui program Keluarga Berencana (KB) dilakukan untuk mengatur jumlah, jarak, dan waktu kelahiran demi kesehatan ibu dan anak.

Sementara itu, ketahanan keluarga diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi. Pemberdayaan ekonomi keluarga, termasuk melalui program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA), diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Adapun pengendalian kependudukan dilakukan guna menjaga keseimbangan antara jumlah penduduk dan daya dukung wilayah.

Selain lima pilar tersebut, BKKBN Provinsi Banten juga memberikan perhatian serius terhadap isu strategis aging population atau meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia seiring naiknya angka harapan hidup.

“Aging population menjadi tantangan yang harus dipersiapkan sejak dini. Melalui program Bina Keluarga Lansia, kami mendorong keluarga agar mampu merawat dan memberdayakan lansia supaya tetap sehat, mandiri, produktif, dan bermartabat,” tambahnya.

Isu strategis lain yang turut menjadi fokus BKKBN Provinsi Banten meliputi percepatan penurunan stunting, pemanfaatan bonus demografi, penanganan keluarga berisiko, serta pembangunan sumber daya manusia berbasis keluarga.

Sementara itu, Ketua DPW IWO Indobesia Provinsi Banten, Mevi Amirullah, menegaskan komitmen insan pers untuk mendukung dan mengawal program-program BKKBN melalui peran media yang profesional dan bertanggung jawab.

“Dewan Pimpinan Wilayah ( DPW ) IWO Indonesia Provinsi Banten siap bersinergi dengan BKKBN dalam menyampaikan informasi yang edukatif, objektif, dan berimbang kepada masyarakat. Peran media sangat penting dalam membangun kesadaran publik terhadap Program Bangga Kencana dan isu kependudukan,” tegas Amir.

Melalui sinergi ini, diharapkan kerja sama antara IWO Indonesia Provinsi Banten dan BKKBN Provinsi Banten semakin memperkuat edukasi publik serta mendukung terwujudnya keluarga berkualitas dan pembangunan kependudukan yang berkelanjutan di Provinsi Banten.

( Rls IWOI Banten )

Pos terkait