Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Banten Gelar Gerakan Kota ASRI, Perkuat Fungsi Lingkungan Keluarga

Serang, Intip24News.com– Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN bersama Pemerintah Provinsi Banten akan melaksanakan Gerakan Kota ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) pada Minggu, 8 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepala Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar pada 2 Februari 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor.Gerakan Kota ASRI menjadi aksi kolaboratif lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai ruang hidup masyarakat.

Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Banten, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten, instansi vertikal, serta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seluruh pegawai diimbau berpartisipasi aktif sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan.

Pelepasan peserta akan dipusatkan di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B Palima, Curug, Kota Serang, kemudian dilanjutkan dengan aksi di sejumlah ruas jalan di Kota Serang mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten, Yuda Ganda Putra, menegaskan bahwa Gerakan Kota ASRI merupakan implementasi langsung dari Instruksi Presiden dan sejalan dengan kebijakan serta program Kemendukbangga/BKKBN yang menempatkan keluarga sebagai pusat pembangunan.

“Instruksi Presiden tentang Gerakan Kota ASRI selaras dengan kebijakan Kemendukbangga/BKKBN. Nilai-nilai Aman, Sehat, Resik, dan Indah telah kami implementasikan melalui penguatan 8 Fungsi Keluarga, khususnya fungsi lingkungan, yang terus disosialisasikan kepada keluarga di seluruh Indonesia,” ujar Yuda.

Menurutnya, fungsi lingkungan dalam keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat, menjaga kesehatan fisik dan mental anggota keluarga, serta menciptakan ruang aman bagi tumbuh kembang anak. Lingkungan yang asri akan mendorong terbentuknya keluarga yang tangguh, produktif, dan siap merencanakan masa depan.

Yuda menegaskan, Gerakan Kota ASRI tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan kebersihan semata, tetapi sebagai investasi strategis dalam pembangunan keluarga dan sumber daya manusia.

“Dari lingkungan yang terjaga akan lahir keluarga yang kuat. Dari keluarga yang kuat, kita siapkan generasi unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Banten berkomitmen menggerakkan Gerakan Kota ASRI secara berkelanjutan dan masif, tidak hanya di lingkungan keluarga, tetapi juga di lingkungan kerja dan masyarakat luas agar nilai-nilai ASRI menjadi budaya bersama.

“Kami akan mengintegrasikan Gerakan Kota ASRI di lingkungan keluarga, kantor, dan masyarakat. Selain itu, penguatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) akan dilakukan secara masif melalui PKB/PLKB serta Kader Pendamping Keluarga agar pesan dan praktik ASRI terus menjangkau hingga tingkat keluarga,” jelas Yuda.

Ia menegaskan, keterlibatan Penyuluh KB (PKB), PLKB, dan Tim Pendamping Keluarga menjadi kunci keberlanjutan gerakan ini karena mereka hadir langsung di tengah masyarakat.

“Melalui pendampingan dan edukasi berkelanjutan, kami ingin memastikan Gerakan Kota ASRI tidak berhenti sebagai program, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan hidup keluarga,” pungkasnya.

( Red- Rls )

Pos terkait