INTIP24 News — Timnas Turki menutup kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas tuan rumah Amerika Serikat pada laga ketiga Grup D di Los Angeles Stadium, Jumat (26/6/2026) pagi WIB.
Meski hasil ini tidak cukup mengubah nasib mereka yang sudah dipastikan tersingkir sejak laga sebelumnya, The Crescent-Stars setidaknya pulang dengan kepala tegak setelah meraih kemenangan perdana di turnamen ini.
Amerika Serikat sebenarnya mengawali pertandingan dengan sempurna. Bek Auston Trusty membawa tim asuhan Mauricio Pochettino unggul cepat pada menit ke-3, sekaligus mencatat gol ke-173 Piala Dunia 2026 yang memecahkan rekor jumlah gol terbanyak dalam satu edisi turnamen.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Turki merespons melalui gelandang muda Arda Guler, yang menyamakan skor pada menit ke-10 setelah memanfaatkan buruknya koordinasi lini belakang Amerika Serikat.
Momentum kemudian berbalik sepenuhnya kepada wakil Eropa tersebut ketika Orkun Kokcu mencetak gol kedua pada menit ke-31, membuat Turki menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1.
Selepas jeda, Amerika Serikat kembali bangkit. Sebastian Berhalter mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49 melalui tembakan keras setelah situasi bola mati, sehingga skor berubah menjadi 2-2.
Kedua tim kemudian saling menciptakan peluang dalam pertandingan yang berlangsung terbuka dan penuh intensitas.
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Turki justru mencuri kemenangan pada masa injury time. Kaan Ayhan muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol pada menit ke-90+8, memanfaatkan umpan hasil kerja sama apik Arda Güler dan Can Uzun.
Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 bagi Turki sekaligus menjadi penutup manis perjalanan mereka di Piala Dunia 2026.
Sayangnya bagi Turki, tiga poin tersebut tidak berpengaruh terhadap klasemen akhir Grup D. Kekalahan 0-2 dari Australia dan 0-1 dari Paraguai pada dua laga sebelumnya membuat mereka sudah dipastikan tersingkir sebelum pertandingan terakhir dimulai.
Kemenangan atas Amerika Serikat hanya memperbaiki catatan akhir mereka, tetapi tidak cukup untuk mengejar Paraguai maupun Australia dalam perebutan tiket ke fase gugur.
Sementara itu, Amerika Serikat tetap lolos ke babak 32 besar sebagai juara Grup D meski menelan kekalahan pertama di turnamen ini.
Sebelumnya mereka sukses mengalahkan Paraguai 4-1 dan Australia 2-0, sehingga koleksi enam poin sudah cukup mengamankan posisi teratas grup.
Pada babak 32 besar, Amerika Serikat dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada 1 Juli mendatang.
Kekalahan dari Turki menjadi peringatan bagi skuad Mauricio Pochettino bahwa rotasi pemain tidak boleh mengurangi konsentrasi tim jika ingin melangkah jauh di fase gugur.
Sebaliknya, bagi The Crescent-Stars, kemenangan dramatis atas salah satu tuan rumah menjadi modal moral yang berharga untuk membangun kembali kepercayaan diri menuju kompetisi internasional berikutnya.
Susunan Pemain
TURKI (3-4-2-1): 23-Ugurcan Cakir; 2-Zeki Celik (4-Caglar Soyuncu 84′), 15-Ozan Kabak, 14-Abdulkerim Bardakci; 24-Oguz Aydin (18-Mert Muldur 90′), 6-Orkun Kokcu (22-Kaan Ayhan 88′), 5-Salih Ozcan, 13-Eren Elmali; 8-Arda Guler, 11-Kenan Yildiz (26-Can Uzun 84′); 21-Baris Alper Yilmaz
Pelatih: Vincenzo Montella
AMERIKA SERIKAT (4-3-3): 1-Matt Turner; 23-Joe Scally (16-Alex Freeman 76′), 22-Mark McKenzie, 12-Miles Robinson, 6-Auston Trusty; 7-Giovanni Reyna (2-Sergino Dest 76′), 14-Sebastian Berhalter, 8-Weston McKennie (17-Malik Tillman 77′); 21-Timothy Weah (10-Christian Pulisic 58′), 9-Ricardo Pepi, 11-Brenden Aaronson (26-Alejandro Zendejas 77′)
Pelatih: Mauricio Pochettino



















































