INTIP24 News — Timnas Sinegal berpesta gol 5-0 dan memaksa lawannya timnas Irak Harus Berkemas dari Piala Dunia 2026. Kedua tim bertanding pada laga terakhir Grup I di Stadion Toronto, Jumat (26/6) atau Sabtu (27/6) dini hari WIB.
Timnas Irak menjadi bulan-bulanan Senegal hingga baru tiga menit berjalan, gawang Irak sudah kebobolan. Gol tercipta dari sepak pojok, Abdoulaye Seck menang duel di udara yang lantas mengenai kaki Habib Diarra. Gol.
Ketinggalan satu gol tak bisa membuat Irak main lebih menekan. Pasalnya Senegal makin intensif menyerang. Malahan, Irak harus tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-13.
Dalam sebuah situasi serangan, Rebin Salaka menarik Sadio Mane, yang dalam posisi nyaman dekat gawang, hingga terjatuh. Setelah meninjau VAR, wasit Anthony Taylor memberi kartu merah.
Tampil dengan 10 pemain, situasi pertandingan tidak sama lagi. Irak lebih banyak bertahan. Tim asuhan Graham Arnold tersebut bermain rapat untuk membatasi gerak pemain Senegal. Upaya ini berjalan dengan baik.
Hingga babak pertama usai, tidak ada gol tambahan tercipta. Setidaknya selusin tembakan ke arah gawang diciptakan pemain Senegal.
Selepas turun minum, Arnold memasukkan kiper Jalal Hassan karena Ahmed Basil mengalami cedera. Begitu wasit meniup tanda kick off, Senegal langsung menekan.
Gol kedua Sinegal lahir pada menit ke-57. Kesalahan fatal Zidane Iqbal yang kehilangan bola di depan kotak penalti dimanfaatkan Lamine Camara.
Bola kemudian disodorkan kepada Sarr yang dengan mudah menceploskannya ke gawang kosong untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Hanya dua menit berselang, pemain pengganti Pape Gueye mencetak gol indah.
Baru sekitar satu setengah menit berada di lapangan, ia menerima bola di sisi kanan kotak penalti, menggiring ke tengah, lalu melepaskan tendangan keras kaki kiri yang bersarang di pojok atas gawang Irak. Skor berubah menjadi 3-0 untuk Sinegal.
Pape Gueye kembali menunjukkan kualitasnya pada menit ke-71. Berawal dari kerja sama apik Sadio Mane dan Nicolas Jackson di sisi kiri, bola liar mengarah ke tepi kotak penalti.
Gueye langsung menyambarnya dengan tendangan keras yang meluncur deras ke gawang Hassan untuk membawa Senegal memimpin 4-0.
Senegal hampir menambah gol pada menit ke-75 ketika Mane mencoba mencungkil bola melewati Hassan. Upaya tersebut sudah mengecoh kiper Irak, tetapi hanya membentur tiang gawang.
Gol kelima akhirnya tercipta pada menit ke-83. Ibrahima Ndiaye melepaskan tembakan jarak jauh dari sisi kanan yang meluncur deras ke pojok gawang tanpa mampu dihentikan Hassan. Gol spektakuler tersebut menjadi penutup pesta Senegal.

Pada masa injury time, Senegal masih memiliki peluang memperbesar keunggulan. Sundulan Jackson dari situasi bola mati masih mengarah tepat ke pelukan Hassan, sementara tembakan Pape Gueye juga berhasil diamankan sang kiper.
Skor 5-0 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan telak ini memastikan Timnas Senegal mengakhiri fase grup dengan penuh percaya diri dan memiliki peluang lolos ke babak gugur lewat jalur peringkat ketiga terbaik.
Di sisi lain, Timnas Irak harus angkat koper setelah gagal meraih kemenangan sekali pun di fase grup.
Susunan pemain kedua tim:
Senegal (4-3-3): M. Diaw; K. Diatta, A. Seck, M. Niakhate, I. Jakobs; H. Diarra, I. Gueye (P. Gueye 57′), L. Camara; I. Mbaye (A. Diao 81′), I. Sarr (N. Jackson 57′), S. Mane (I. Ndiaye 57′).
Pelatih: Pape Thiaw.
Irak (4-2-3-1): A. Basil (J. Hassan 46′); F. Putros, R. Sulaka, A. Hashim, M. Doski; Z. Iqbal, A. Al Ammari (A. Yousif 58′); A. Qasem (K. Yakob 67′), A. Jasim, I. Bayesh (M. Younis 16′); A. Al Hamadi (A. Hasan 58′).
Pelatih: Emad Mohammed.



















































