Diduga Abaikan Lingkungan, Proyek Normalisasi Sungai Kedunggede Digrudug Warga

INTIP24NEWS | BEKASI – Proyek Rehabilitasi Saluran Sungai Kedung Gede yang berlokasi di Ds. Cipayung Kec. Cikarang Timur Kab. Bekasi Jawa Barat
digrudug warga setempat, Sabtu 24/04/2021.

Menurut salah seorang kordinator pada aksi tersebut yang bernama Ciber Januar saat di konfirmasi awak media mengatakan jika proyek Saluran Sungai Kedunggede sudah mengabaikan lingkungan dan pekerjaannya terkesan asal-asalan.

“Aksi yang kami lakukan pada hari ini adalah merupakan bentuk kontrol sosial kami kepada pihak Plaksana ss Kedung gede selaku  pihak kontraktor pada kegiatan tersebut, pihak kontraktor jelas- jelas sudah mengabaikan lingkungan,” katanya

“Abang bisa lihat itu tanah berceceran di jalan tanpa adanya pembersihan yang maksimal, seharusnya ada pihak kebersihan yang ditugaskan khusus untuk membersihjan lumpur yang berserakan dijalan raya agar selesai jam kerja jalan kembali bersiha dan tdk membahayakan warga berlalu lintas. Karena jalan itu jalan raya, dan jika jalan itu banyak lumpur bekas proyek kami hawatir masyakat kami menjadi korban karena terpeleset ketika berkendara saat melintas di jalan tersebut.”

“Safety dan K3 juga tidak ada di lokasi  pekerjaan, begitu juga dengan pengawas dan juga Konsultan dan yang lebih parahnya lagi kegiatan sudah berjalan beberapa hari tapi tidak ada Direksicut nya, ini kan proyek milyaran anggarannya masa seperti ini pengerjaannya,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Ciber juga menambahkan,” proyek dengan nilai kontrak yang cukup fantastis ko mengabaikan aturan yang sudah tertuang di dalam Komitmen kontrak , Ekskavator juga di parkir sembarangan dibahau jalan, seharusnya selesai pekerjaan alat berat ditempatkan kelokasi yang aman bukan ditempatkan di bahu jalan, memangnya jalan raya untuk peruntukan penempatannalat berata apa, apalagi jika malam hari tanpa adanya penerangan yang menurut saya hal tersebut bisa menyebabakan kecelakaan pengguna jalan.

“Kami meminta kepada BBWS mengevaluasi kinerja PT. Nindi daya karya yang  menggunakan anggaran APBN sebesar Rp 14.747.351.000,-. Dengan No kontrak HK.02.01/PPK-IRG.I/SNVT-PJPAC/06/2021/08Maret2021agar melaksanakan kegiatan sesuai komitmen kontrak,” terangnya . 

Sampai dengan berita ini di unggahkan pihak Plaksana Proyek ss Kedung gede belum bisa di konfirmasi . ( Madrawi )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *