INTIP24NEWS | BEKASI – Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kab. Bekasi melaksanakan kegiatan buka puasa bersama di Hotel Ayola, Lippo Cikarang, Sabtu (8/5). Acara dengan tema “ HPN Kab. Bekasi Bersama Anak Yatim Membangun Negeri”.
Acara yang dihadiri oleh seluruh pengurus HPN Kab. Bekasi juga disertai dengan penyampaian Menuju Program Unggulan HPN. Kab. Bekasi, yaitu 1. HPN Bussiness Go Digital, 2. Program Pemberdayaan Ekonomi Jamaah Berbasis Masjid, dan 3. Program UMKM Naik Kelas.
Di samping di hadiri oleh seluruh Pengurus HPN, cara buka bersama ini juga dihadiri oleh pengurus NU Cabang Kab. Bekasi serta anak-anak yatim yang sengaja diundang oleh pengurus HPN dalam rangka berbagi kebahagian.
Acara yang disponsori oleh Gerai Bunda Sugih (GBS), JNE dan HJ Karpet, menurut Ketua HPN Kab. Bekasi, bunda Sri Sugiarti, SE. S.Ip ini dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan program HPN kepada masyarakat Kab. Bekasi.
Sebagai organisasi pengusaha yang berkomitmen untuk memajukan kesejahteraan umat, HPN dalam usianya yang terbilang muda mencoba mempercepat gerakannya, baik untuk warga nahdliyin maupun umat Islam secara keseluruhan di Kab. Bekasi.
Sri Sugiarti, SE. S.Ip yang nota bene owner GBS sudah dikenal di Kab. Bekasi sebagai penggiat usaha kecil menengah (UKM). Bunda kelahiran Kebumen ini, telah malang melintang dalam berbagai bidang usaha, mulai dari batik, pembinaan UKM di setiap Desa maupun Kelurahan, hampir separoh hidupnya diabdikan untuk kepentingan membina usaha kecil agar naik kelas menjadi usaha besar dan berkelas.
Sebagaimana dikatakan Bunda Sugih “ banyak organisasi pengusaha di Bekasi yang harus bersinergi mewujudkan kepentingan pembinaan UMKM/UKM, masyarakat kecil dan pengusaha kecil tidak bisa dikelola secara parsial, karena, jika problem UMKM/UKM ini bisa kita bersamakan sebagai ladang amal, maka masalah-masalah yang dihadapi UMKM/UKM pasti akan selesai, oleh karena itu, melalui HPN, saya ingin mengajak kawan-kawan untuk menjadi kelompok development community, dimana kita rancang bersama-sama tentang masyarakat sebagai basis, local resources base, dan sustainable.
Bagi HPN sendiri, melalui gagasan HPN Bussiness Go Digital, Pemberdayaan Ekonomi Jamaah Berbasis Masjid, dan UMKM Naik Kelas mencoba mengembangkan berbagai potensi yang ada di HPN agar bisa digerakkan guna mewujudkan program unggulan yang telah dipersiapkan. Oleh karena itu, imbuh Sri Sugiarti, SE. S.Ip , kita perlu bekerja sama dan bersama-sama, baik dengan organisasi pemberdayaan masyarakat, profesi serta pemda mendorong percepatan ini agar terjadi lonjakkan kesejahteraan di tengah-tengah masyarakat, paska covid-19 ini nantinya.
























































