Miris Banyak Siswa Putus Sekolah, H. Boby Bentuk Tim Relawan Pejuang Kesetaraan Pendidikan

BEKASI | INTIP24 News – Menurut survei ekonomi Nasional (Susenas) 2023, terungkap 76 persen keluarga mengakui anaknya putus sekolah karena alasan ekonomi. Sebagian besar yaitu 67,0 persen di antaranya tidak mampu membayar biaya sekolah.

Sementara itu sisanya yaitu 8,7 persen anak harus mencari nafkah dengan dasar ini H. Boby selaku tokoh bekasi mengungkapkan dengan awak media senin, (26/02/2024) akan membentuk tim relawan pejuang kesetaraan pendidikan.

Ada beberapa program ketika tim relawan pejuang kesetaraan pendidikan terbentuk yaitu meluncurkan berbagai inovasi seperti program Masyarakat Asuh Siswa (MAS) serta program lanjut sekolah kesetaraan pendidikan (ujian persamaan/uper).

Kasus anak putus sekolah menjadi persoalan serius bagi upaya peningkatan produktivitas dan daya saing sumber daya manusia. Upaya percepatan penanganan anak putus sekolah hanya dapat dilakukan dengan pendekatan yang lebih komprehensif dan disokong oleh seluruh komponen bangsa.

Bacaan Lainnya

Sehingga tak ada lagi anak yang terpaksa menghentikan langkah, di saat anak lain tetap melanjutkan sekolah. Ketika tim relawan pejuang kesetaraan pendidikan sudah berjalan berharap ada penanganan khusus segera terhadap siswa yang putus sekolah agar mereka bisa melanjutkan sekolah agar meraih cita-cita dengan mudah. Ujar H. Boby

Pos terkait