Pabrik Tahu CV Sari Alam I di Kali Ulu Cikarang Sewenang-Wenang Menggaji Pekerjanya

Bekasi, intip24news.com – Sebuah pabrik tahu yang berlokasi di Kali Ulu, Desa Karang Raharja, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi dikeluhkan sejumlah para pekerjanya sendiri. Pasalnya pihak perusahaan “CV Sari Alam I” belum membayar sebagian gaji pegawainya.

Pabrik tahu yang memiliki kapasitas produksi dapat menghabiskan bahan baku utama kacang kedelai hingga 3 (tiga) ton per hari, memperkerjakan pegawai sekitar 20 orang.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, gaji yang belum dibayar bervariasi. Ada yang sudah lewat satu bulan, ada yang dua bulan bahkan lebih.

Pabrik tahu yang diduga menyedot air tanah untuk memenuhi kebutuhan produksinya menggunakan mesin satelit itu beroperasi hampir 24 jam setiap harinya.

Bacaan Lainnya

Salah satu pegawai berinisial SA mengungkapkan kepada awak media INTIP24 News bahwa dirinya sudah tidak bekerja lagi lantaran beratnya pekerjaan. SA bertugas sebagai supir pengantar tahu ke para langganan di Cikarang, Serang, Lemah Abang hingga Karawang.

Dengan hanya 1 (satu) unit mobil pick up harus mengantar hingga beberapa kali. SA pun harus kembali pulang ke rumah setiap harinya pukul 1 hingga 3 dini hari.

“Mobil tadinya ada dua, namun belakangan mobil hanya tinggal satu karena tidak berlanjut sewa kepada pemilik mobil,” tutur SA, Sabtu (13/12).

“Jadi, memang posisi pekerjaan sudah semakin berat, dan berapa orang memilih berhenti,” lanjut SA.

Namun demikian pihak perusahaan yang dipimpin oleh Asep Rosandi belum juga membayar gaji.

“Gaji saya belum dibayar telat hampir satu bulan, waktu ditanya ke bos, tidak ditanggapi. Telp tidak diangkat, WA bahkan tidak dijawab,” imbuh SA.

SA saat ini sangat membutuhkan gajinya segera dibayar, begitu juga teman-teman kerjanya.

Belakangan diketahui, SA ditransfer lewat akun DANA dan hanya dibayar Rp930.000 dari total seharusnya Rp1.600.000 dan beberapa pekerja belum jelas pembayaran gajinya.

Jelas dengan begitu pihak perusahaan sewenang-wenang memperlakukan pegawainya.

Awak media mencoba mengkonfirmasi kepada pihak pimpinan perusahaan melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan atas klarifikasi dari perusahaan pabrik tahu tersebut.





Pos terkait