Polda Banten Imbau Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Angin Kencang

SERANG | INTIP24News.com – Ancaman cuaca ekstrem kembali membayangi wilayah Provinsi Banten. Menyikapi prakiraan cuaca terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banten, Polda Banten mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, Minggu (14/12/2025).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kabidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, mengatakan bahwa secara umum kondisi cuaca di Banten diprakirakan berawan hingga hujan ringan. Namun, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai kilat dan angin kencang.

“Pada pagi hari, hujan sedang berpotensi terjadi di wilayah Pulomerak, Puloampel, Kramatwatu, Kasemen, Padarincang, Baros, Pandeglang, Labuan, Panimbang, Sindangresmi, Sumur, Rangkasbitung, Gunung Kencana, Leuwidamar, hingga Cileles,” ujar AKBP Meryadi.

Memasuki siang hari, potensi hujan sedang diperkirakan terjadi di wilayah Munjul, Cikeusik, Malingping, dan Gunung Kencana. Sementara pada malam hari, hujan sedang berpotensi melanda Sumur, Panimbang, Malingping, dan Bayah, serta hujan ringan di wilayah Cibaliung dan Mandalawangi.

Bacaan Lainnya

Adapun pada dini hari, BMKG memprakirakan hujan sedang berpotensi terjadi di wilayah Cimanggu dan Panimbang. Sementara hujan ringan diprediksi terjadi di sejumlah wilayah lain, seperti Sumur, Labuan, Mandalawangi, Carita, Panggarangan, Bojongmanik, Gunung Kencana, Wanasalam, Padarincang, Anyer, dan Gerogol.

AKBP Meryadi menambahkan, suhu udara di Banten berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 60 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan hingga 45 kilometer per jam.

Selain itu, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat dan angin kencang di wilayah Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kota Cilegon, Kota Serang bagian utara, serta Kabupaten Serang bagian utara. Peringatan angin kencang juga berlaku untuk wilayah Pandeglang bagian barat dan utara, Kota dan Kabupaten Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta Lebak bagian utara.

BMKG turut mengingatkan potensi gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, dan Perairan Selatan Lebak.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Polda Banten mengimbau masyarakat untuk mengutamakan keselamatan.

“Kami mengingatkan masyarakat, khususnya yang berada di daerah rawan banjir, longsor, dan wilayah pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan. Hindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir, amankan barang-barang yang berpotensi terbawa angin, serta bagi nelayan agar memperhatikan kondisi gelombang sebelum melaut,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, AKBP Meryadi mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi.

“Perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu. Ikuti selalu informasi resmi dari BMKG demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

( Red- Bidhumas )





Pos terkait