Prabowo Resmi Umumkan Gibran Jadi Cawapresnya, Begini Kata Demokrat dan PDIP

Melansir Republika, Kepala Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyampaikan pertemuan antara keduanya berlangsung hangat dan cair, diselingi sarapan bubur ayam bersama.

“(Gibran) silaturahmi dan sarapan pagi, karena Mas Gibran itu mau ke Solo sehingga mampir dulu bertemu dengan Ketum (Ketua Umum) AHY di sini bersilaturahmi. Saya kira cair acaranya. Tadi terlihat bagaimana akrab sebagai (sesama) tokoh muda, akrab, bersilaturahmi,” kata Herman Khaeron menjawab pertanyaan wartawan saat dia ditemui di luar kediaman AHY, Jakarta, Ahad.

Herman melanjutkan dalam pertemuan itu, sambil santap pagi, keduanya juga berdiskusi. Gibran juga sempat meminta waktu kepada AHY untuk bertemu dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di kediamannya, Cikeas, Jawa Barat.

“Memang Mas Gibran juga minta waktu ketemu dengan Bapak (SBY),” kata Herman Khaeron.

Bacaan Lainnya

SBY pun menanggapi kabar yang menyebut Gibran ingin menemuinya di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor. SBY sendiri mengonfirmasi, dirinya saat ini tengah berada di Jawa Tengah selama tiga hari.

“Tiga hari ini saya ada di Jateng. Saya dapat info, Mas Gibran ingin temui saya dan AHY. Mungkin terkait pencalonan Mas Gibran sebagai cawapres. Silaturahmi Mas Gibran dengan saya dan AHY itu baik,” tulis SBY lewat akun X-nya yang sudah terkonfirmasi, dikutip Ahad (22/10/2023).

“Namun, urusan cawapres sepenuhnya menjadi kedaulatan dan kewenangan Pak Prabowo,” katanya.

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, mengatakan hingga saat ini tidak ada surat pengunduran diri dari Gibran yang masuk ke DPP PDI Perjuangan. “Tidak ada sama sekali (surat pengunduran diri Gibran),” kata Puan seusai mengikuti upacara Hari Santri di Tugu Pahlawan Surabaya, Ahad (22/10/2023).

Puan pun menyikapi santai keputusan Partai Golkar yang mendukung Gibran menjadi pendamping Prabowo di Pilpres 2024. Menurut Puan, apa yang disampaikan Partai Golkar baru sekadar usulan dan belum tentu terealisasi.

Puan pun menanggapi jawaban Gibran yang menyatakan akan menindaklanjuti keputusan Partai Golkar yang mencalonkan dirinya sebagai cawapres pendamping Prabowo. Puan menanggapinya dengan pertanyaan, apakah Gibran sudah berkoordinasi dengan DPP PDI Perjuangan atau belum.

“Dia sudah koordinasi belum? Tanya dulu ke Mas Gibran apa sudah berkoordinasi atau belum? Saya nggak tahu,” kata Puan.





Pos terkait