Reuni Akbar 212 Kembali Digelar di Monas, Doakan Sumatra dan Palestina

JAKARTA | INTIP24 News – Reuni Akbar 212 kembali digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (2/12/2025) petang WIB.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung nampak hadiri dalam acara Reuni Akbar 212 itu.

Pramono yang mengenakan baju outih dan peci hitam hadir di lokasi pada pukul 20.33 WIB didampingi sejumlah pejabat lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Nampak juga Wamenag Muhammad Syafi’i turut hadir pada acara yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah yang datang menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.

Bacaan Lainnya

Reuni Akbar 212 mengawali kegiatan dengan Shalat Magrib berjemaah di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa petang. Ribuan peserta tampak berjajar rapi untuk mengikuti aktivitas pembuka itu yang dilakukan setelah dikumandangkan azan.

Setelah itu, mereka kemudian mengkhatamkan Al Quran, karena aksi 212 yang mereka lakukan pada 2 Desember 2016 merupakan aksi membela Al Quran.

“Karena aksi 212 ini merupakan aksi bela Al Quran maka hari ini kita sudah menyelesaikan 100 lebih bacaan Al Quran dan kali ini kita baca doa khatamnya,” kata seorang panitia melalui pengeras suara.

“Karena aksi 212 ini merupakan aksi bela Al Quran maka hari ini kita sudah menyelesaikan 100 lebih bacaan Al Quran dan kali ini kita baca doa khatamnya,” kata seorang panitia melalui pengeras suara.

Acara Reuni Akbar 212 kali ini dilaksanakan berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun sebelumnya acara reuni dilakukan dari dini hari hingga siang hari.

Kali ini acara Reuni Akbar 212 dilaksanakan dari petang hingga malam hari, sehingga peserta aksi akan menggelar shalat berjemaah terlebih dahulu dan baru kemudian memasuki acara inti.

Reuni Akbar 212 kali ini mengusung tema “Revolusi Akhlak untuk Selamatkan NKRI dari Penjahat dan Merdekakan Palestina dari Penjajah”.

Ketua Steering Committee (SC) Ahmad Shobri Lubis dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/11), mengatakan, tujuan utama acara tersebut adalah menguatkan persatuan umat, yang menjadi dasar Aksi Bela Islam 212 pada 2016.

Pos terkait