Adapun jumlah sampel basis sebanyak 1.200 orang yang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional.
Kemudian, dilakukan oversample di 13 provinsi, yakni Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bali, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. Sehingga total sampel adalah sebanyak 4.560 responden.
Dengan asumsi metode stratified random sampling, ukiran sampel basisi 4.560 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sebesar sekira dua persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi menjelaskan, satu atau dua putaran Pilpres 2024 belum bisa dipastikan. Karena merujuk hasil surveinya yang menampilkan elektabilitas Prabowo-Gibran yang belum menembus 50 persen, tetapi sudah melebihi 45 persen.
Namun jika melihat tiga hasil survei terakhir lembaganya, ia menilai, Pilpres 2024 akan berlangsung selama dua putaran. Dengan Prabowo-Gibran yang dipastikan akan maju, berikutnya pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud akan bersaing ketat sebagai kompetitornya.
“Meskipun secara absolut Anies Baswedan lebih besar peluangnya untuk masuk putaran kedua, mendampingi Pak Prabowo,” ujar Burhanuddin dikutip Republoka, Kamis.
Indikator menampilkan dua hasil surveinya sebelum 30 Desember 2023-6 Januari 2024. Pertama pada 27 Oktober-1 November 2023 yang hasilnya Prabowo-Gibran (39,7 persen), Ganjar-Mahfud (30,0 persen), dan Anies-Muhaimin (24,4 persen).
Selanjutnya pada 23 November sampai 1 Desember 2023, yakni Prabowo-Gibran (45,8 persen), Ganjar-Mahfud (25,6 persen), dan Anies-Muhaimin (22,8 persen). Dia menjelaskan, pasangan calon 1 dan 3 masih sangat besar peluangnya untuk maju ke putaran kedua.
Pasalnya, adanya margin of error sekira 2 persen dan 5 persen responden yang belum menentukan jawabannya. Sehingga kedua pasangan itu masih bisa saling bersaing.
“Tapi lagi-lagi, satu putaran masih terbuka kemungkinannya, tergantung konstelasi yang terjadi satu bulan terakhir,” ujar Burhanuddin.



















































