Pilpres 2024, seorang capres Anies Baswedan sangat menarik perhatian rakyat di pelosok-pelosok negeri. Diusung oleh Koalisi Perubahan yang terdiri dari tiga partai (Nasdem, Demokrat dan PKS) telah dikemas dengan bahasa yang apik, lugas dengan menggunakan kalimat serta kata berenergi.
Sangat futuristik, apalagi jika ditorehkan Untuk indonesia Baru dan didukung dengan manajemen kampanye yang cerdas ini akan semakin menghujam ke dalam sanubari rakyat pemilihnya.
Lebih dari itu adalah merupakan faktor pribadi seorang Anies Baswedan yang selalu tampil penuh kesederhanaan, namun sangat piawai merefleksikan dirinya terhadap persoalan persoalan kerakyatan.
Jauh dari pencitraan semu yang pada akhirnya terkesan ‘menipu‘. Ia tidak mengumbar janji tetapi fokus kepada penyelesaian persoalan besar yang sedang dihadapi rakyat.
Kepadanya tertumpu harapan yang pada gilirannya akan berubah menjadi tuntutan manakala nanti mengemban amanat yang diberikan kepadanya.
Indonesia Baru tanpa Korupsi.
Sebuah mantra politik yang manjur dan sakti. Tapi lelaki kelahiran Kuningan ini tidak menunjukan isyarat untuk itu.
Memang tahap sekarang rakyat masih mencari idola dari kandidat Capresnya yang pada tahap berikutnya dicalonkan sebagai presiden, sesuai peraturan dan perundang undangan yang berlaku.
Bahwa jabatan presiden sebagai jabatan politik mempunyai kedudukan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, dia dipilih dan diberhentikan oleh rakyat melalui proses dan mekanisme politik.
KH Ronggosutrisno Tahir/intip24













































